--> Skip to main content

7 Manfaat Puasa Untuk Kesehatan Yang Akan Mengejutkan Anda


9 Manfaat Puasa Untuk Kesehatan Yang Akan Mengejutkan Anda

Sejatinya kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan bukanlah sebuah hal yang baru bagi umat Islam. Kewajiban berpuasa telah di perintahkan oleh Allah SWT kepada umat manusia sebelumnya, jauh sebelum umatnya Nabi Muhammad SAW. Itu artinya umat sebelum kitapun telah mengenal dan melaksanakan kewajiban berpuasa.

Bahkan umat agama lain selain agama Islam juga telah mengenal puasa, dalam konteks ibadah mereka, diantaranya sebagai berikut:
  • Umat Nasarani berpuasa pada peringatan paskah atau Jumat Agung.
  • Umat Yahudi berpuasa 6 hari, yang disebut Yom Kippur.
  • Umat Hindu berpuasa pada bulan baru serta sepanjang perayaan semacam Puja, Saraswati serta Shivarati.
  • Orang Mormon berpuasa pada hari minggu awal tiap bulannya.
  • Sebagian agama yang lain, seperti Buddhisme, Taoisme serta Jainisme juga melaksanakan puasa mereka sendiri.
Banyak dari agama - agama tersebut mempraktekkan puasa sebab mereka merasa yakin bahwa terdapat ikatan antara raga serta rohani spiritualnya. Dalam beberapa dekade terakhir, popularitas puasa telah semakin berkembang. Tetapi, banyak dari mereka yang mengadopsi praktek kuno tersebut dengan alasan bukan karena perintah agama. Mereka melaksanakan puasa tersebut karena alasan kesehatan. Menurut kajian dan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan memang telah terkonfirmasi bahwa puasa memiliki banyak khasiat untuk menjaga kesehatan.

Berikut ini adalah 7 Manfaat Puasa Untuk Kesehatan Yang Akan Mengejutkan Anda, sebagai berikut:

1. Puasa Bermanfaat Untuk Menurunkan Berat Badan

Bagi mereka yang ingin menurunkan berat tubuhnya, puasa merupakan salah satu metode tercepat serta sangat nyaman untuk mencapai tujuan tersebut. Pada umumnya, ketika Anda makan, tubuh Anda kemudian akan membakar makanan yang Anda makan tersebut untuk menyediakan energi bagi Anda.

Setiap kelebihan makanan yang tidak dapat digunakan kemudian disimpan menjadi lemak didalam tubuh untuk digunakan kemudian ketika dibutuhkan. Faktor inilah yang kemudian menimbulkan peningkatan berat tubuh Anda.

Ketika Anda berpuasa, terdapat sedikit santapan makanan yang dikonversi menjadi tenaga, oleh sebab itu maka tubuh Anda kemudian dituntut untuk mulai menggantikannya dengan cadangan lemak yang tersimpan itu untuk di proses menjadi tenaga. Proses tersebut terjadi melalui proses yang diketahui sebagai lipolisis.

Salah satu keuntungan terbanyak dari puasa untuk menurunkan berat badan ternyata lebih efisien dalam membakar lewat sel lemak dibandingkan dengan metode diet biasa.

Puasa membakar sel lemak tanpa mempengaruhi jaringan otot Anda, dan itu sebabnya kenapa banyak atlet memakai puasa sebagai metode untuk mencapai persentase lemak badan rendah saat sebelum kompetisi di mulai.

Tidak hanya itu, puasa kini telah menjadi sebuah gaya hidup baru sebagai sebuah metode untuk menjaga berat badan seimbang dan menjaga kesehatan tubuh.

2. Puasa Meningkatakan Panjang Umur


Metabolisme tubuh

Pernyataan ini bisa jadi tampak sedikit berlebihan, namun berbagai macam riset yang sudah dilakukan oleh para ahli menunjukkan bahwa puasa sesungguhnya bisa menolong Anda agar hidup lebih lama.

Salah satu alasan yang mendasari pernyataan tersebut adalah terkait hubungannya dengan metabolisme tubuh. Ketika Anda mulai beranjak tua, metabolisme badan Anda mulai melambat, yang menuju ke hilangnya jaringan otot secara bertahap lewat proses yang diketahui bagaikan sarkopenia.

Untungnya, puasa menolong untuk mempercepat proses metabolisme Anda, dan menghindari degenerasi ini serta hilangnya jaringan otot.

Kedua, ketika Anda mulai beranjak tua, sel - sel dalam tubuh Anda juga semakin tua serta mengalami penyusutan kinerja sehingga terjadi penumpukan bahan jaringan tua dalam sel. Penyusutan kinerja sel tua serta penumpukan dari bahan jaringan lama dalam sel merupakan apa yang kemudian menimbulkan terjadinya penuaan.

Kekurangan nutrisi yang terjadi sepanjang aktivitas berpuasa mengaktifkan proses yang diketahui sebagai autophagy. Ini merupakan proses di mana modul jaringan lama di dalam sel diidentifikasi serta dipecah.

Autophagy pula mendukung sel tersebut untuk mendaur ulang dirinya sendiri serta meremajakan mitokondria, membolehkan sel buat melaksanakan secara maksimal sekali lagi. Hal ini tentu saja bermanfaat untuk memperlambat penuaan.

Tidak hanya itu, puasa juga memicu terjadinya pelepasan hormon perkembangan, menuju ke kenaikan kekuatan tulang, sintesis protein yang lebih baik serta meningkatkan massa otot. Seluruh dampak  tersebut akan memperlambat proses penuaan, baik secara internal ataupun dalam penampilan tubuh Anda dari luar.

Dalam sebuah riset yang dicoba oleh University of Chicago menunjukkan  kalau puasa juga mampu menghindari pertumbuhan dini kendala yang umumnya menimbulkan kematian.

Bagi Mark Mattson, kepala laboratorium Neuroscience di National Institute on Aging, re- generasi jaringan tubuh yang terjalin sepanjang puasa maka tubuh memperlakukan puasa bagaikan sebuah ancaman yang konstan.

Dalam persiapan untuk menanggulangi ancaman tersebut, tubuh merangsang pertahanan jaringan yang kokoh untuk melindungi sel terhadap kehancuran molekul serta merangsang perbaikan jaringan yang rusak, menuju ke tingkatan yang lebih menghambat terjadinya penuaan.

Dalam salah satu riset yang dilakukan, sekelompok tikus jantan diberi makan tiap hari, sedangkan kelompok yang lain diberi makan tidak setiap hari mulai dari penyapihan sampai mereka mati.

Hasilnya, kelompok yang berpuasa (tidak makan tiap hari) umurnya menjadi semakin lambat serta mempunyai 83% lebih panjang dari rentang hidup dibanding dengan kelompok yang diberi makan tiap hari.

Riset lain yang dicoba oleh para peneliti dari Universitas Kyoto serta Universitas Kyushu, dan peneliti independen yang lain juga mengatakan hal yang sama, bahwa puasa mempunyai dampak pada kenaikan panjang usia.

Merupakan hal yang perlu untuk dicatat dan digaris bawahi karena bagaimanapun, kalau dampak puasa yang mempengaruhi panjang usia tersebut belum pernah diujicoba pada manusia, walaupun diyakini kalau hal tersebut juga berlaku pada manusia juga.

3. Mempercepat Proses Metabolisme Tubuh

Puasa ternyata juga dapat membantu untuk meningkatkan dan mempercepat proses metabolisme tubuh. Ssebuah sistem pencernaan yang lemah, pada umumnya dipengaruhi karena keahlian Anda dalam menjaga sistem metabolisme tubuh Anda agar selalu seimbang dengan melakukan kontrol terhadap makanan yang Anda makan.

Dengan berpuasa, maka Anda telah menyediakan waktu agar sistem pencernaan Anda dapat beristirahat. Ini merupakan salah satu alasan kenapa puasa dapat berkontribusi terhadap penurunan berat tubuh yang nyaman.

Sebuah riset yang dilakukan oleh para peneliti dari Kementerian internal Medicine IV di University of Vienna menunjukkan bahwa puasa bisa meningkatkan sistem metabolisme tubuh hingga 14%.

4. Meningkatkan Fungsi Otak Anda

7 Manfaat Puasa Untuk Kesehatan Yang Akan Mengejutkan Anda

Puasa bukan hanya bermanfaat untuk menurunkan berat badan Anda, namun juga bermanfaat untuk meningkatkan fungsi Otak Anda.

Pada awalnya puasa menungkatkan produksi hormon otak yang diketahui sebagai aspek neurotrophic berasal dari otak  (Brain-Derived Neurotrophic Factor atau BDNF). Pelepasan BDNF mengaktifkan sel induk dalam otak serta mengubahnya menjadi neuron. BDNF juga merangsang pelepasan sebagian bahan kimia lain yang baik untuk kesehatan otak Anda.

Kenaikan penciptaan BDNF sudah ditunjukkan untuk melindungi sel otak dari pergantian degeneratif yang berhubungan dengan keadaan semacam penyakit Parkinson serta Alzheimer, sedangkan tingkatan rendah BDNF sudah berhubungan dengan tekanan mental serta sebagian permasalahan otak yang lain.

Terlepas dari penciptaan BDNF, puasa juga meningkatkan fungsi otak dengan mengurangi over- aktivitas di otak. Puasa juga berhubungan dengan penyusutan tekanan pikiran oksidatif, resistensi insulin menurun serta kandungan gula darah, dan mengurangi peradangan, yang seluruhnya baik buat kesehatan otak.

Riset lain yang dilakukan pada hewan tikus menunjukkan bahwa puasa bisa meningkatkan perkembangan sel- sel saraf baru, sedangkan riset pada hewan lain menunjukkan bahwa puasa bisa menolong dan melindungi otak dari kehancuran akibat stroke.

5. Meningkatkan Sistem Imunitas Tubuh

Puasa ternyata juga dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh.. Seperti yang sudah saya katakan bahwa puasa merangsang terjadinya re-genarisi sel tua dalam tubuh. Pembaharuan sel tersebut menuju kepada kenaikan fungsi imunitas tubuh.

Dalam satu riset, 3 hari berpuasa bisa menimbulkan re- generasi dari segala sistem imunitas badan serta penciptaan sel darah putih yang sama sekali baru yang mempunyai keahlian kokoh untuk memerangi penyakit.

Puasa merangsang pembakaran lemak serta pelepasan toksin dari badan, yang bisa meningkatkan imunitas tubuh untuk memerangi penyakit.

6. Meremajakan Kulit Dan Mencegah Jerawat

Puasa membantu tubuh untuk menghilangkan toksin yang bisa jadi berkontribusi pada kesehatan  kulit. Kita juga sudah mengetahui bahwa puasa berkontribusi pada autophagy.

Selama berpuasa tubuh Anda melakukan re-generasi sel yang membentuk kulit Anda serta mensterilkan bahan sel tua dari sel yang ada, sehingga membuat tampilan yang lebih baik. Puasa juga mengurangi peradangan, yang menjadi salah satu pemicu di balik munculnya jerawat. Tidak hanya meningkatkan penampilan kulit Anda, puasa juga membuat rambut menjadi sehat, kuat dan bisa memutihkan mata Anda.

7. Meningkatkan Sensitivitas Insulin 


Insulin

Seperti kita ketahui, bahwa dalam beberapa dekade terakhir, penyakit diabetes jenis 2 sudah menjadi penyakit yang menyerang di seluruh dunia. Keadaan ini di pengaruhi dengan sensitivitas insulin yang menurun, menuju ke kenaikan kandungan gula dalam aliran darah. Umumnya, saat Anda makan, maka akan meningkatkan  kandungan gula dalam darah Anda.

Sel pankreas yang bertanggung jawab dalam memproduksi hormon insulin. Orang dengan resistensi insulin bisa meningkatkan sensitivitas mereka terhadap insulin dengan cara berpuasa.

Bermacam jenis riset sudah dicoba untuk mendapatkan manfaat dan daya guna puasa pada sensitivitas insulin.

Sebuah riset yang dicoba oleh para peneliti dari University of Illinois di Chicago menunjukkan bahwa puasa mengurangi kandungan insulin sebesar 20- 31%  dan mengurangi kandungan gula darah sekitar 3- 6%.

Riset lain yang dicoba pada hewan tikus menunjukkan bahwa puasa dapat menolong dan menghindari terjadinya kehancuran ginjal yang di akibatkan karena diabetes.

Kesimpulannya :


Puasa memiliki manfaat yang sangat banyak untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Oleh karena itu kita sebagai umat muslim yang mendapatkan perintah langsung dari Allah SWT untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadhan patut bersyukur karena dengan berpuasa tersebut maka badan kita akan menjadi sehat.

Semoga artikel ini bermanfaat serta bisa menambah wawasan dan pengetahuan Anda.
Rekomendasi
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar