--> Skip to main content

Pondok Pesantren Salafi Buntet Cirebon


Pondok Pesantren Salafi Buntet Cirebon
image : situspolling.com

Pondok Pesantren Buntet yang kita kenal sekarang ini, merupakan salah satu pondok pesantren tertua  yang ada di Indonesia. Pondok Pesantren Buntet ini berdiri sejak dari abad ke-18, dan didirikan oleh Mufti Keraton Cirebon, yakni Mbah Muqoyim yang tidak ingin berkompromi dengan penjajah Belanda kala itu. Dengan adanya penolakan tersebut, kemudian Mbah Muqoyim lebih memilih untuk tinggal di luar tembok istana serta menjadi guru dan kemudian beliau mendirikan pondok pesantren yang saat ini kita kenal dengan dengan nama Pondok Pesantren Buntet.

Tempat yang menjadi cikal bakal dari lahirnya pondok pesantren Buntet ini berada di Desa Bulak kurang lebih sekitar 1/2 kilometer dari perkampungan Pesantren yang ada saat ini. Sebagai tanda buktinya di Desa Bulak tersebut terdapat makam Mbah Muqoyyim  yang hingga sekarang masih utuh dan terawat dengan baik.

image : sindonews.com

Pondok Pesantren Buntet berorientasi sebagai pondok pesantren tradisional serta modern. Dikatakan  sebagai pondok pesantren modern karena mengadopsi sistem pendidikan sekolah modern seperti Madrasah Ibtidaiyah hingga tingkat Akademi. Sementara itu dikatakan sebagai sebuah pesantren tradisional, karena pondok pesantren Buntet ini juga konsoisten mengkaji kitab- kitrab salafussholeh yang banyak mengupas seputar Al-Quran, Hadits, Tafsir, Balaghoh, Ilmu gramatika bahasa Arab, serta karya- karya Akhlak ataupun tasawuf serta fiqh dari para ulama terdahulu.

Berikut ini adalah daftar Sekolah resmi di pondok pesantren Buntet Cirebon, antara lain:
  • Perguruan Perawat Pesantren Buntet
  • Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) Mekanika Pesantren Buntet
  • Madrasah Aliyah Negara( MAN)
  • Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Putera( MANU Putra)
  • Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Puteri( MANU putri)
  • Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama Putra I( MTsNU Putra I)
  • Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama Putra II( MTsNU Putra II)
  • Madrasah Ibtidaiyah (MI)
  • Madrasah Diniyah
  • Taman Kanak- Kanak

LOKASI PESANTREN BUNTET

Lokasi Pondok Pesantren Buntet berada di antara dua desa, dimana sekitar 80% lokasi Pesantren ini secara administratif masuk wilayah Desa Mertapada Kulon serta sisanya 20% dibagian Barat masuk kedalam wilayah Desa Munjul. Pondok Pesantren Buntet ini bukanlah nama sebuah desa, melainkan hanya sebuah padepokan santri. 

Berbeda dengan Pondok Pesantren yang lain, keberadaan Pesantren Buntet ini lumayan unik karena komunitas masyarakatnya yang homogen, diantara santri serta penduduk asli pesantren ini sudah sangat menyatu dan susah dibedakan. 

Paling tidak terdapat 3 tipe warga yang merupakan penunggu pesantren, yakni warga generasi kyai. Dari catatan silsilah generasi Kyai Buntet, hampir semua  Kyai di pondok Pesantren ini merupakan anak cucu dari generasi Syarif Hidayatullah, salah seseorang Walisongo. Kedua, Warga biasa, dimana asal mula mereka merupakan para santri ataupun sahabat Kyai yang kemudian menetap di Buntet.

Mereka mempunyai ikatan dan hubungan emosional yang erat. Pada awal mulanya mereka menjadi  seorang khodim (asisten) ataupun sahabat Kyai setelah itu sebab merasa betah kemudian menikah serta menetap di Pesantren Buntet sampai saat ini. Penduduk di Pesantren Buntet yang bukan dari keturunan Kyai ini tadinya diketahui dengan sebutan warga Magersari. Ketiga, warga santri, yakni mereka yang membesarkan nama baik Pesantern Buntet.

SESEPUH PONDOK PESANTREN BUNTET

Dalam perkembangan selanjutnya, kepemimpinan Pondok Pondok Buntet diasuh oleh seseorang Kyai yang seolah- olah membawahi kyai- kyai yang lain yang mengetuai tiap- tiap asrama (pondokan). Segala jenis urusan ke luar pesantren diserahkan kepada sesepuh ini.

Berikut ini adalah periodisasi kepemimpinan Kyai Sepuh ini berturut- turut sampai saat ini yang diasuh oleh Kyai Khos yakni KH. Abdullah Abbas (saat ini sudah Almarhum), dan digantikan oleh KH. Nahduddin Abbas. Nama- nama Kyai yang dituakan dalam mengurus Pondok Pesantren Buntet secara turun- termurun merupakan sebagai berikut:

1. KH. Muta’ (Periode awal)
2. KH. Abdul Jamil
3. KH. Abbas
4. KH. Mustahdi Abbas
5. KH. Mustamid Abbas
6. KH. Abdullah Abbas

KH Abdullah Abbas
image : [email protected]a.nusantara

7. KH. Nahduddin Abbas (sampai saat ini)

Bersamaan dengan perkembangan zaman, Pondok Pesantren Buntet dengan seluruh kemampuan yang dimiliki berupaya secara terus menerus untuk meningkatkan mutu serta kuantitas pembelajaran dengan memadukan antara Sistem Salafi serta Sistem Kholafi. Sistem salafi merupakan tata cara belajar dengan berpedoman kepada literatur para ilmuan Muslim masa lalu, sebaliknya sistem khalaf mengacu kepada pembelajaran modern dengan kurikulum serta sistem pembelajaran yang diterapkan.

Guna mendukung upaya tersebut, maka dibentuklah suatu Yayasan Lembaga Pembelajaran Islam (YLPI) Pondok Pesantren Buntet Cirebon. Salah satu tugasnya adalah mengelola serta menyelenggarakan pembelajaran resmi serta non resmi.

Para Santri yang belajar di pondok pesantren ini wajib menjajaki jenjang pembelajaran resmi seperti SD, SLTP, SLTA hingga Universitas bila mampu. Tidak hanya itu saja, mereka juga diharuskan  untuk menjajaki pembelajaran non resmi (dirosah diniyyah) yang diselenggarakan di tiap- tiap asrama, ataupun menjajaki pembelajaran khsusus yang diadakan oleh kyai- kyai yang sesuai dengan spesialisasi ilmunya masing - masing.

Alamat lengkap Pondok : Buntet Pesantren Desa, Mertapada Kulon, Kec. Astanajapura, Cirebon, Jawa Barat 45181
Temukan di Google Map

Demikianlah uraian tentang Pondok Pesantren Salafi Buntet Cirebon, semoga bisa menjadi referensi untuk para santri semua.
Rekomendasi
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar