Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Memahami Keutamaan Istighfar

sayidul-istighfar

Istighfar berarti memohon ampun kepada Allah Swt., atas segala kesalahan yang telah dilakukan di masa silam. Pada hakikatnya, mengucap istighfar adalah salah satu hal utama bagi seorang muslim karena tidak ada orang yang lepas dari kesalahan dan kekhilafan.

Meski secara harfiah kata istighfar berarti “mengulang-ulang kata ‘astagfirullah’”, secara filosofis seorang muslim memahami istighfar sebagai pemaknaan untuk selalu memohon ampun kepada Allah serta berupaya untuk selalu mematuhi perintah-Nya.

Pentingnya istighfar disebutkan dalam berbagai ayat suci Al-quran dan juga dalam hadis. Kesadaran untuk ber-istighfar adalah suatu cara untuk memelihara kita dari penyakit hati dan api neraka.

Perintah Istighfar dalam Ayat Al-Quran

Pemaknaan dan anjuran untuk memohon ampun melalui istighfar sering disebutkan di dalam ayat-ayat suci Al-quran dan hadis Nabi Muhammad saw. Dalam Al-quran, beberapa ayat mengandung anjuran bagi manusia untuk ber-istighfar (memohon ampunan kepada Allah Swt) karena sesungguhnya Allah Maha Pemaaf. 

Berikut adalah beberapa ayat Al-quran tersebut, yaitu:

وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنْتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Artinya:

“Dan Allah sekali-kali tidak akan memberi azab kepada mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah pula Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun (ber-istighfar).” (QS. Al-Anfal: 3)

Kemudian ayat berikut ini:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا

Artinya:

“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohon ampunlah (ber-istighfar) kepada Tuhanmu; sesungguhnya Dia Maha Pengampun.” (QS. Nuh: 10)

Dan ayat berikut ini:

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ ۖ وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ

Artinya:

“Dan hendaklah kamu memohon ampun (ber-istighfar) kepada Tuhanmu dan bertobatlah kepada-Nya. (Jika kamu berbuat demikian) niscaya Dia akan melimpahkan kenikmatan yang baik (secara terus menerus) kepadamu hingga pada batas waktu yang ditentukan, dan Dia akan memberikan kepada tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.” (QS. Hud: 3)

Lima Belas Keutamaan Bacaan Istighfar, antara lain:

Selain dapat memperdekat diri dengan Allah Swt., mengucapkan dan memahami istighfar juga memberi manfaat bagi manusia. Ada banyak keutamaan istighfar yang perlu kita ketahui agar kita tidak lagi ragu-ragu dalam memohon ampunan kepada Allah. 

Berikut ini adalah beberapa keutamaan istighfar, antara lain:

1. Dengan Mengucap Istighfar, Kita Telah Mencontoh Sunnah Rasulullah

Keutamaan ini diperjelas melalui hadis riwayat Bukhari yang berbunyi: “Abu Hurairah berucap, ‘Saya mendengar Rasulullah bersabda: ‘Demi Allah, sesungguhnya aku mengucap istighfar (memohon ampun) kepada Allah dan bertobat kepada-Nya sebanyak lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari."

2. Istighfar Seorang Anak Dapat Mengangkat Derajat Orang Tuanya di Surga

Keutamaan istighfar melalui hubungan orangtua dan anak ini disebutkan dalam hadis riwayat Ahmad yang bersanad Hasan, bunyinya: “Rasulullah bersabda, Sesungguhnya Allah mengangkat derajat seorang hamba di surga sehingga hamba itu berkata, ‘Wahai Allah, dari manakah saya mendapatkan kemuliaan ini?’ Allah menjawab, ‘Ini karena anakmu mengucap istighfar untukmu.”

3. Istighfar Menjadikan Kita Hamba Allah Sejati

Hal ini sejalan dengan firman Allah di Al-quran Surat Ali Imran ayat 15 - 17 yang berbunyi: “Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Yaitu) orang-orang yang melantunkan doa: ‘Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan jauhilah kami dari siksa neraka.’ (Merekalah) orang-orang yang sabar, benar, selalu taat, menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang meminta ampunan (ber-istighfar) di waktu sahur.”

4. Istighfar Menjadikan Kita Sebaik-baiknya Orang yang Bersalah

Semua orang pernah melakukan kesalahan. Yang membedakan seorang yang satu dari seorang yang lain adalah apabila ia bertobat (ber-istighfar). Hal ini seperti yang dikemukakan hadis riwayat Tirmidzi, al-Hakim, dan Ibnu Majah: “Rasulullah bersabda, setiap anak Adam pernah berbuat kesalahan. Dan sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah mereka yang segera bertobat.”

5. Istighfar Menjauhkan Kita dari Kezaliman

Ketidakmauan untuk istighfar (bertobat) menyebabkan kita menjadi orang-orang zalim. Sebagaimana diungkapkan Allah dalam firmannya dalam Alquran Surat Al-Hujurat ayat 11 yang berbunyi: “…Barang siapa tidak bertobat (istighfar), mereka itu adalah orang-orang zalim.”

6. Istighfar Membuka Jalan untuk Mendapat Ridha dan Cinta Kasih Allah

Allah menyukai orang-orang yang bertobat atau ber-istighfar. Oleh karena itu, barang siapa mengucap istighfar tentu telah melakukan hal yang Allah sukai. Maka istighfar yang diucapkannya akan membuka jalan untuk menjadi hamba yang diridhai dan dicintai Allah Swt.

7. Istighfar Membebaskan Kita dari Dosa-dosa

Inilah keutamaan inti dari istighfar. Karena istighfar berarti memohon ampunan Alla Swt. dan Allah adalah zat yang Maha Pemaaf, maka istighfar dapat menghapuskan dosa-dosa kita. Barang siapa mengakui dosa-dosanya lantas meninggalkannya, Allah akan mengampuninya.

8. Allah Memberi Berkah kepada Orang-orang yang Beristighfar

Allah Maha Pemberi dan Maha Pengampun. Barang siapa yang memohon ampun (ber-istighfar), ia akan mendapatkan berkah yang melimpah. 

Keutamaan istighfar ini dijelaskan dalam Al-quran Surat Nuh ayat 10 - 12, bunyinya: “Maka aku sampaikan kepada mereka, ‘Mohon ampunlah (ber-istighfar-lah) kepada Tuhan kalian.’ Sesungguhnya Ia Maha Pengampun, niscaya Ia akan menurunkan hujan lebat untuk kalian, dan akan memperbanyak harta dan anak-anak kalian, dan menciptakan kebun-kebun serta menciptakan (pula di dalamnya) sungai-sungai untuk kalian.”

9. Orang yang Beristighfar akan Mendapatkan Rahmat Allah

Hal ini dijanjikan Allah dalam firmannya di Al-quran Surat An-Naml ayat 46, yakni: “Hendaklah kalian memohon ampunan (istighfar) kepada Allah, agar kalian mendapat rahmat.”

10. Istighfar Dapat Membersihkan Hati

Pada hakikatnya, istighfar adalah permohonan ampun kepada Allah Swt., maka dengan melakukannya hati kita akan menjadi bersih dari noda dosa dan kesalahan-kesalahan.

11. Istighfar Melembutkan Kepribadian

Dengan banyak mengucap istighfar, seseorang akan dapat menjadi pribadi yang lemah lembut dan baik tutur katanya. Mengapa demikian? Istighfar adalah suatu bentuk merendahkan hati kepada Sang Pencipta. Ia yang ber-istighfar otomatis merendahkan hatinya dan menundukkan sifat-sifat ego manusia nya. Kerendahan hati ini akan tercermin dalam kepribadiannya jika istighfar sering dilakukan.

12. Hamba yang Istighfar akan Menjadi Kekasih Allah

Keutamaan istighfar yang satu ini tidak hanya disebutkan di dalam ayat suci Al-quran, tetapi juga ditegaskan di dalam hadis. Di Al-quran, terdapat pada Surat Al-Baqarah ayat 222: “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertobat dan orang-orang yang menyucikan diri.”

Sementara itu di hadis, diriwayatkan oleh Ibnu Majah, “Orang yang bertobat adalah kekasih Allah. Orang yang bertobat atas dosanya seperti orang yang tidak memiliki dosa.”

13. Istighfar Dapat Menyenangkan Allah

Apa yang lebih penting bagi seorang muslim yang saleh daripada menyenangkan hati Allah Swt? Rasulullah bersabda, “Sungguh, Allah lebih senang dengan taubat (istighfar) hamba-Nya daripada kegembiraan salah seorang dari kalian yang menemukan unta yang hilang di padang pasir."

14. Istighfar Menjauhi Kita dari Api Neraka

Keutamaan istighfar dalam memelihara dari api neraka dijelaskan dalam sebuah hadis sahih yang diriwayatkan oleh Nasa’i, al-Hakim, dan Ibnu Majah. Hadis tersebut berbunyi: “Hudzaifah pernah berkata, ‘Saya adalah orang yang tajam lidah terhadap keluarga saya. Wahai Rasulullah, saya takut lidah saya menyebabkan saya masuk neraka.’ Rasulullah menjawab, ‘Di mana posisimu dalam istighfar?’ Hudzaifah menjawab, ‘Sesungguhnya saya senantiasa mengucap istighfar kepada Allah sebanyak seratus kali dalam sehari semalam.’”

15. Surga adalah Hadiah bagi yang Mengucap Istighfar

Keutamaan istighfar ini ditegaskan Allah dalam Al-quran Surat Ali-Imran ayat 135 - 136, yang berbunyi: “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah lalu memohon ampun atas dosa-dosa mereka. Dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka mendapat balasan ampunan dari Tuhan mereka, serta surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya. Dan itulah sebaik-baik pahala orang yang beramal.”

Demikianlah ulasan tentang  Memahami Keutamaan Istighfar. Semoga bermanfaat untuk para pembaca semuanya.

Posting Komentar untuk " Memahami Keutamaan Istighfar"