Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tiga Kunci Karakteristik Agama Islam

Tiga Kunci Karakteristik Agama Islam

Layaknya sebuah bangunan, agama pun harus memiliki rangka yang kokoh dan kuat. Rangka yang baik adalah rangka yang menguatkan bangunan yang akan dibangun di atasnya. 

Memiliki ukuran yang simetris satu sama lainnya. Komposisi bahan yang tepat karena berperan sebagai penampang. Oleh sebab itu, kerangka haruslah memiliki luas yang cukup atau memiliki perbandingan yang sesuai dengan bangunannya.

Itulah sebaik-baiknya agama. Dengan demikian, agama pada dasarnya berperan sebagai pedoman kehidupan manusia untuk menjalani kehidupannya di muka bumi. Manusia akan kehilangan pedoman atau pegangan dalam menjalani kehidupan di dunia bila tidak berpedoman kepada agama.

Dewasa ini, agama mengalami perubahan fungsi. Mayoritas manusia memisahkan kehidupan beragama dengan kehidupan duniawinya. Sekularisme sebagai salah satu bentuk budaya baru yang merajalela ini semakin mendominasi kehidupan manusia.

Banyak manusia yang tadinya berpedoman kepada agama menjadi beralih dan berpedoman kepada akal logikanya masing-masing. Padahal, akal dan logika manusia memiliki keterbatasan. Yaitu keterbatasan melihat masa depan, sedangkan agama telah disusun sedemikian rupa oleh Sang Pencipta agar dapat menjadi pedoman sepanjang hayat manusia.

Kerangka Dasar Agama Islam

Islam sebagai salah satu agama besar di dunia memiliki ajaran yang universal dan berlaku seumur hidup bagi manusia di dunia. Allah SWT yang akan menjamin keabadiannya dan keotentikan kitab suci Al Quran. 

Dalam Islam, kerangka dasarnya atau dikenal dengan karakteristik agama Islam ada tiga, yaitu sebagai berikut.

1. Akidah

Sebagai pegangan hidup, akidah ini berkaitan dengan keimanan dan keyakinan seseorang sehingga selalu ditautkan dengan rukun iman dalam Islam.

Akidah dalam Islam dibagi menjadi sembilan aliran. Adapun aliran-aliran tersebut di antaranya:

  • Kharijiyah
  • Murji’ah
  • Syi’ah
  • Jabariyah
  • Qadariyah
  • Muktazilah
  • Sunni
  • Ahmadiyah
  • Salafiyah

2. Syariah

Syariah ialah jalan hidup atau sistem norma keillahian yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan (kaidah ubudiah) atau biasa dikenal sebagai bentuk hubungan vertikal (ke atas), manusia dengan manusia (kaidah mu’amalah) dan manusia dengan alam (kaidah mu’amalah), yang biasa dikenal sebagai bentuk hubungan horizontal (manusia kepada manusia, hewan dan tumbuhan).

3. Akhlak

Akhlakadalah sikap, watak, dan perilaku seseorang baik kepada sesama manusia maupun kepada bukan sesama manusia. Misalnya, hewan dan tumbuhan.

Sinkronisasi antara Akidah, Syariah, dan Akhlak

Ketiga hal yang telah disebutkan (akidah, syariah, dan akhlak) adalah landasan atau kerangka dasar utama para pemeluk agama Islam.

Oleh sebab itu, dapat dipastikan apabila para pemeluk agama Islam melepas salah satunya, seseorang tersebut akan mengalami degradasi akan keislamannya karena ketiga hal tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Saling mengisi dan melengkapi.

Akidah atau apapun aliran yang menjadi pilihannya menjadi dasar penentuan jalan keimanan seseorang. Dalam menapaki jalan keimanannya tersebut, seorang muslim harus menjalankan ibadah.

Ibadah dalam islam adalah kegiatan atau hal-hal yang baik di mata Allah SWT, baik hubungan secara vertikal maupun horizontal sehingga akan terbentuk akhlak yang mulia.

Apa Jadinya Bila Tidak Terjadi Sinkronisasi?

Apabila dari ketiga hal tersebut tidak terjadi sinkronisasi yang harmonis, seorang muslim tidak menjalani Islam secara kaffah (sungguh-sungguh) karena hanya menjalani berdasarkan kewajiban, bukan sebagai jalan hidup.

 Itulah Tiga Kunci Karakteristik Agama Islam, semoga bermanfaat untuk Anda.

Post a Comment for " Tiga Kunci Karakteristik Agama Islam"