Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Membangun Akhlak Mulia

 

Membangun Akhlak Mulia
credit:[email protected]_leluhur_art

Membangun Akhlak Mulia - Siapa yang tidak ingin memiliki akhlak mulia seperti suri tauladan Rasulullah SAW. Dalam doa setiap orang tua pun, selalu berharap bahwa kelak anak-anaknya akan menjadi manusia berakhlak mulia. Akhlak mulia juga sangat berpengaruh dalam kesuksesan hidup seseorang.

Kesuksesan seseorang diikuti dua faktor, yaitu IQ (Intellegentia Quation) dan EQ (Emotional Quation). Dari hasil survei, ternyata, hanya 20% IQ mendukung kesuksesan orang dan 80% lainnya EQ.

EQ menyangkut bagaimana sifat dan sikap orang tersebut berpengaruh dalam kesuksesan hidupnya. Oleh sebab itu, sangat penting membentuk akhlak mulia, yaitu sifat dan sikap yang baik dalam diri seseorang.

Rasa "ingin" berakhlak mulia saja tidak cukup untuk membetuk sikap diri kita. Niat dan kemauan kuat yang harus kita tanamkan dalam pembentukan sikap.

Manusia beraklak mulia tidak akan goyah jika diterpa godaan dan bencana. Apapun yang terjadi padanya selalu disikapi dengan ketabahan dan keiklasan. Selain itu, dia mempunyai sikap empati terhadap sesama. Dengan kata lain, hubungan antarmanusia akan terjalin harmonis.

Berikut ini beberapa tips untuk membangun akhlak mulia, yaitu:

Niat dan Kemauan

Semua tindakan yang kita lakukan harus didasari niat yang tulus. Niat baik itu adalah segala sesuatu yang kita lakukan didasarkan karena Tuhan Yang Maha Pencipta. 

Dari niat, kita munculkan kemauan untuk mulai bertindak. Niat baik tentu akan membawa hasil baik pula. Hasil yang baik ini akan berdampak ketenangan pada jiwa Anda.

Kesadaraan ini seharusnya timbul pada diri Anda tanpa ada perintah orang lain. Kemauan tanpa niat ibarat mobil tanpa bensin, kemauan harus digerakkan dengan niat. Kemauan dan niat inilah yang wajib ditanamkan pada benak Anda.

Selalu Belajar

Salah satu kelebihan manusia dibanding makhluk lain ciptaan Tuhan adalah dikaruniai akal pikiran. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita belajar. 

Sarana belajar bisa dari membaca buku, mendengarkan ceramah agama, atau memperhatikan perilaku orang sekitar kita yang menimbulkan efek positif dalam diri kita.

Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Bahkan, Rasullulah sendiri pernah berkata, "Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri Cina". Kemudian Allah SWT pun berfirman, "Belajar akan meningkatkan derajat manusia."

Memaksakan Diri untuk Berakhlak Mulia

Berbuat dan berperilaku mulia memang bukan sesuatu yang mudah. Banyak godaan yang akan merintangi jalan kita. Awalnya, kita memang harus memaksakan diri meskipun hati belum sepenuhnya ikhlas dalam berbuat kebaikan. Dari keterpaksaan itu, lama-lama akan menciptakan kebiasaan-kebiasaan baik tersebut.

Saling Mengingatkan dan Mendoakan 

Sudah kodratnya manusia sebagai makhluk yang khilaf dan penuh salah. Oleh sebab itu, kita perlu saling menjaga dan mengingatkan dalam kebaikan agar akhlak kita pun turut terjaga. 

Selain itu, tanamkan kebiasaan saling mendoakan kepada saudara-saudara kita agar tetap pada perlindungan dan limpahan hidayah Allah swt. Mendoakan kepada siapa saja yang masih hidup dan sudah meninggal merupakan kewajiban umat Muslim.

Saling Berbagi

Manusia merupakan makhluk yang saling ketergantungan, Si A membutuhkan Si B. Si C tidak akan bisa hidup tanpa kehadiran A karena saling membutuhkan. Maka, janganlah bersikap kikir, sombong, dan enggan bersedekah kepada yang membutuhkan.

Ahlak mulia tumbuh sendiri dari Anda yang suka bersedekah dan berbagi kepada yang membutuhkan. Allah SWT menjanjikan rezeki kepada siapa yang suka berbagi.

Post a Comment for " Membangun Akhlak Mulia"