Skip to main content

Siapakah Orang - Orang Yang Akan Menjadi Penghuni Neraka?

Siapakah Orang - Orang Yang Akan Menjadi Penghuni Neraka?

Sejak kecil orang tua kita telah mendidik kita dengan ilmu agama. Kita telah di perkenalkan dengan pemahaman tentang adanya Syura dan Neraka. Syurga adalah tempat dimana orang - orang yang berbuat amal kebaikan akan di tempatkan kelak, sementara Neraka adalah tempat di mana orang - orang yang berbuat kejahatan dan dosa akan di siksa.

Al-Qur'an sendiri telah banyak menceritakan tentang manisnya kehidupan di syurga dan pedihnya siksaan di neraka. Bagi sebagaia orang mungkin ada yang berpandangan negatif dan mengatakan bahwa Al-Qur'an hanya menakut - nakuti manusia saja. 

Namun bagi kita sebagai orang yang beriman, tentu akan melihat masalah ini dengan pandangan rahmat. Kita menyadari bahwa Allah SWT menceritakan tentang syurga dan neraka dalam Al-Qur'an adalah karena kasih sayang dan rahmat-Nya kepada manusia. Allah SWT tidak menginginkan ada hamba-Nya yang kelak akan terjerumus ke dalam neraka tersebut. 

Rasulullah SAW menurut riwayat juga sering bercerita tentang syurga dan neraka. Bahkan ketika di zaman Imam Ja’far As-Shodiq, yang merupakan salah satu cucu dari Rasulullah SAW, banyak sahabatnya yang datang dan berkata "Wahai putra Rasulullah SAW, jadikan kami rindu kepada syurga" sementara yang lain berkata, "Hati sedang keras dan gersang, ceritakanlah pedihnya api neraka agar aku bisa melunakkan hatiku agar tidak lagi menuruti hawa nafsu."

Apakah Itu Neraka?

Neraka adalah tempat di akhirat yang paling tidak ingin dimasuki oleh manusia baik mereka adalah orang beriman atau pun mereka yang banyak dosanya. Dan semua itu akan sangat tergantung pada amal perbuatan kita sendiri ketika hidup di dunia. Ada banyak orang yang tidak mau masuk kedalam neraka , akan tetapi perbuatannya justru mengarahkan dia menuju ke jalan tersebut, yaitu ke neraka.

Seperti kutipan lagu dari Haji Rhoma Irama, "Mengapa semua yang asyik - asyik, itu yang di larang?" Mungkin banyak orang yang mengerutkan dahi mendengar lagu tersebut.

Namun realitasnya adalah demikian, hampir semua jalan menuju neraka, adalah yang berwujud kesenangan dan keindahan duniawi. Iblis selalu menggoda manusia untuk melakukan perbuatan yang dilarang agama supaya kelak dia menjadi temannya ketika di neraka. 

Ketika manusia melakukan perbuatan yang mengarahkannya ke neraka, ada dalam hatinya untuk melakukan penolakan dan tidak melakukannya, namun karena kurang kuatnya iman membuat mereka akhirnya melakukan perbuatan dosa dan maksiat tersebut, sehingga membuatnya menjadi orang-orang yang kelak menjadi penghuni neraka.

Diantara orang - orang yang menjadi penghuni neraka ada yang abadi (kekal) dan ada yang hanya sementara. Mereka yang abadi didalam neraka adalah orang-orang yang kafir dan musyrik kepada Allah SWT. 

Dalam hal ini Allah SWT menjelaskan dalam firman-Nya, yakni surah Fathir ayat ke 38 sebagai berikut:

وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَهُمْ نَارُ جَهَنَّمَۚ لَا يُقْضٰى عَلَيْهِمْ فَيَمُوْتُوْا وَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ مِّنْ عَذَابِهَاۗ كَذٰلِكَ نَجْزِيْ كُلَّ كَفُوْرٍ ۚ - ٣٦

Artinya:

"Dan orang-orang yang kafir, bagi mereka neraka Jahanam. Mereka tidak dibinasakan hingga mereka mati, dan tidak diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir." [QS. Fathir:36]

Dengan sangat jelas ayat di atas memberitahukan kepada kita tentang hukuman berat yang dialami orang-orang yang menghuni neraka dengan siksaan yang abadi. Mereka seolah-olah tidak hidup karena pedihnya siksaan yang diterima juga seolah-olah tidak mati karena ketika mereka akan mati akibat siksaan neraka Allah SWT mengembalikan mereka dalam bentuk semula.

Para penghuni neraka yang kekal dan abadi juga dikhususkan kepada mereka golongan orang-orang munafik, yaitu orang-orang yang lahirnya seperti orang beriman tetapi batinnya justru orang yang kufur. 

Allah SWT telah mengancam mereka dengan siksaan neraka yang pedih dan mereka kekal di dalamnya..

Perhatikan firman Allah SWT dalam surah At-Taubah ayat ke 68 berikut ini: 

وَعَدَ الله الْمُنَافِقِينَ وَالْمُنَافِقَاتِ وَالْكُفَّارَ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا هِيَ حَسْبُهُمْ وَلَعَنَهُمُ اللّهُ وَلَهُمْ عَذَابٌ مُّقِيمٌ 

Artinya:

"Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah mela'nati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal."[QS. At-Taubah:68]

Pedihnya siksa yang diterima oleh para penghuni neraka tersebut membuat mereka menginginkan  untuk dapat kembali ke dunia dan berjanji untuk beribadah dengan sebenar-benarnya. 

Akan tetapi Allah SWT sudah menutup jalan tersebut ketika di akhirat maka sudah tidak ada lagi waktu untuk dapat kembali ke alam dunia. Penyesalan karena telah melalaikan perintah Allah SWT semasa hidup di dunia menjadi penyesalan yang tidak akan ada akhirnya bagi mereka.

Namun demikian, seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa diantara penghuni neraka yang kekal adapula mereka yang sementara di dalam neraka, yaitu mereka yang beriman kepada Allah SWT dan tidak menyekutukan (syirik) Allah SWT, tetapi timbangan dosa mereka lebih besar dibandingkan dengan amal kebaikan mereka. 

Berapa lamanya mereka berada di dalam neraka tersebut, hanya Allah SWT saja yang maha mengetahui. Kemudian mereka akan dikeluarkan dari neraka berkat kasih sayang Allah SWT atau syafa’at dari Rasulullah SAW.

Kondisi Neraka Jahanam

Setiap manusia dalam menjalani kehidupan tidak selamanya ada dalam jalan kebenaran namun tidak pula secara terus - menerus berbuat kesalahan. Untuk itu Allah SWT telah menyiapkan balasan-balasan bagi hamba-Nya yang menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. 

Syurga adalah tempat yang Allah SWT telah sediakan bagi hamba-Nya yang taat beribadah dan menjalankan segala perintah-Nya (beramal shaleh) dan Allah SWT juga telah menyediakan neraka bagi mereka yang membangkang dan lalai atas perintah-Nya (yakni kaum kafir/musyrik). 

Diantara tempat yang Allah SWT sediakan bagi mereka yang membangkang adalah neraka Jahanam. Neraka Jahanam adalah tempat paling dahsyat dan mengerikan yang diciptakan khusus bagi mereka yang banyak dosa dan tidak mau bertaubat kepada-Nya. Keadaan neraka jahanam sangat mengerikan karena merupakan neraka paling dalam (dasar) dari 8 tingkatan neraka yang kita ketahui.

Firman Allah SWT dalam surah  Al-A'raf ayat ke 179, sebagai berikut:  

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالإِنسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لاَّ يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لاَّ يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لاَّ يَسْمَعُونَ بِهَا أُوْلَـئِكَ كَالأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُوْلَـئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ 

Artinya:

"Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. Kedatangan azab Allah kepada orang-orang yang mendustakan ayat- ayat-Nya dengan cara istidraj." [QS. Al-A'raf : 179]

Dalam Al-Qur’an Allah SWT memang tidak merinci secara detail bagaimana keadaan dan kondisi neraka jahanam. Namun demikian, dalam sebuah hadits Qudsi menerangkan tentang bagaimana keadaan neraka jahanam. 

Neraka jahanam memiliki 7 tingkat, yang setiap tingkatnya terdiri dari 70.000 daerah, setiap daerah meliputi 70.000 kampung, setiap kampung memiliki  70.000 rumah, setiap rumah memiliki 70.000 kamar, setiap kamar memiliki 70.000 kotak dan setiap kotak memiliki 70.000 batang pohon Zarqum, dan di dalamnya lagi terdapat 70.000 ekor  ular yang sangat berbisa.

Di dalam siksaan yang sangat dahsyat dan mengerikan, para penduduk neraka jahanam juga mendapatkan makanan dan minuman dari panasnya api neraka. Makanan dan minuman mereka adalah makanan yang sangat menjijikan, yang jika dimakan oleh mereka maka mereka akan merasa sakit yang amat sangat.

Sedangkan luas neraka jahanam dapat dibayangkan dari besarnya tubuh penghuninya. Gigi geraham dari penghuni neraka jahanam menurut riwayat adalah sebesar gunung Uhud yang ada di kota Mekah dan jarak antara kedua puncaknya laksana perjalanan kaki selama 3 hari.

Demikianlah ulasan artikel mengenai Siapakah Orang - Orang Yang Akan Menjadi Penghuni Neraka. Semoga kita menjadi hamba yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT dan di jauhkan dari siksa api neraka jahanam.

Rekomendasi
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar