--> Skip to main content

Adab Makan Dan Minum Dalam Islam


Adab Makan Dan Minum Dalam Islam
image via freepik

Adab Makan Dan Minum Dalam Islam- Ada banyak sekali kesempatan bagi setiap Muslim untuk mendapatkan pahala dalam setiap tindakan dan perbuatan yang mereka lakukan dari Allah Subhanahu Wata'ala. Pahala bisa didapatkan dalam banyak hal, misalnya saat kita mandi, atau bahkan saat kita makan. Selain itu, pahala ini bisa berlipat ganda ketika kita mengerjakannya di bulan Ramadhan. 

Faktanya adalah bahwa pahala dan berkat ini dapat diperoleh oleh setiap muslim yang mengikuti petunjuk dan sunah Rasulullah SAW dalam kehidupan mereka. Bagi orang seperti itu, seluruh hidup mereka dapat menjadi penuh dengan limpahan berkat dan pahala dari Allah SWT.

Dan pada kesempatan kali ini saya akan membahas sebuah topik yakni Adab Makan Dan Minum Dalam Islam sebagai salah satu sunah Rasulullah SAW yang harus diikuti. 

Berikut adalah 8 Adab Makan Dan Minum Dalam Islam, antara lain:

1. Cara Memulai Makan

Sebelum Anda makan makanan apa saja, maka sebagai seorang Muslim Anda harus melafalkan nama Allah SWT. Rasulullah SAW juga menjelaskan fakta bahwa setan mengambil bagian dalam makanan yang tidak dibacakan nama Allah SWT di awal atau pada awal makan.

2. Tata Cara Makan

Cara terbaik adalah makan makanan dengan menggunakan jari - jari tangan. Seorang sahabat Nabi Muhammad SAW pernah berkata bahwa Nabi Muhammad SAW makan dengan tiga jari dan ketika ia selesai makan, kemudian Nabi SAW akan menjilati jari - jari tersebut. Yang menyedihkan adalah bahwa umat Islam selalu memilih untuk meniru orang yang tidak percaya pada Nabi Muhammad. Mereka makan makanan dengan pisau dan garpu daripada makan dengan jari mereka. Walau ini sama sekali tidak terlarang, tetapi lebih baik mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW bukan?

3. Adab Makan Sambil Duduk

Bangsa Yunani dan Romawi sangat sombong ketika mereka sedang makan karena mereka terbiasa makan makanan dengan cara berbaring dan sebagainya. Tetapi Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengajarkan makan dalam posisi berbaring. Seluruh kehidupan Nabi Muhammad SAW dianggap sebagai model kerendahan hati dan kesopanan, dan itu tidak kurang dari cara makannya.

4. Jangan Mengkritik Makanan

Dari riwayat yang berasal dari Abu Hurairah, menjadi jelas bahwa Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengeluh tentang makanan. Jika ia menyukainya, maka ia akan memakannya dengan pasti, tetapi jika ia tidak menyukainya, ia akan meninggalkannya. Saat ini, jika Anda melihat diri Anda sendiri, dapat dilihat bahwa Anda selalu mengkritik apa yang ada di piring Anda. Anda seolah - olah tidak pernah bersyukur kepada Allah SWT atas makanan tersebut, oleh karena itu, Anda harus menghindari hal tersebut.

Adab Makan Dan Minum Dalam Islam
image via freepik

Seperti dikatakan oleh Allah SWT dalam Surat Al-Baqarah ayat ke 168, sebagai berikut:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

Artinya:
"Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu".

5. Jangan Tinggalkan Makanan Untuk Syaitan

Sebagai seorang Muslim sejati, Anda harus menyadari fakta bahwa Syaitan hadir di mana-mana dan dia juga menyadari apa yang Anda lakukan. Bahkan ketika Anda sedang makan, Syaitan siap untuk memanfaatkan setiap kesempatan untuk memenuhi perutnya. Karena alasan ini, Nabi Muhammad SAW memberikan perintah untuk tidak pernah menyia-nyiakan makanan, karena makanan yang terbuang selalu dimakan oleh Syaitan.

6. Jangan Makan Terlalu Banyak

Mungkin ini adalah sebuah kebiasaan terburuk dimana orang -orang telah mengadopsi gaya hidup mewah dengan kebiasaan makan secara berlebihan dan tidak menunjukkan menahan diri dalam hal ini. Ada banyak potensi masalah ketika Anda makan terlalu banyak dan salah satunya adalah Anda menjadi sulit untuk bernapas. Pola makan ini sama sekali tidak bermanfaat bagi umat Islam yang harus melakukan semua hal dalam moderasi, termasuk makan. Hal ini tidak dianjurkan untuk makan ketika lapar dan berhenti sebelum kenyang.

7. Setelah Makan

Setiap kali Anda selesai dengan makan Anda, Anda harus mencoba untuk mengingat Allah SWT dan mencoba untuk selalu bersyukur kepada-NYA. Dia adalah AR-Razzaq, yang berarti dia adalah dzat yang akan menyediakan makanan dan tempat berlindung kepada semua orang. Oleh karena itu, lebih baik untuk mengingat Allah SWT sebelum dan sesudah makan.

8. Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT

Ada berbagai cara yang dapat membantu Anda untuk semakin dekat dengan Allah SWT. Selama bulan Ramadhan, Anda mengambil makan sahur dan istirahat selama berpuasa. Ini memberikan kesempatan yang sangat baik untuk mengubah rutinitas sehari-hari berupa minum dan makan ke dalam tindakan ibadah. 

Itu juga merupakan sumber berkat dan pahala bagi seluruh umat manusia. Selain itu, Anda juga harus mengembangkan kebiasaan membaca dan belajar Al-Qur'an, karena pasti akan membantu Anda dalam memahami ajaran  agama Islam dengan lebih baik lagi.

Dan Berikut ini adalah  Adab Minum Dalam Islam, antara lain:

1. Membaca Bismillah (Basmallah)

Seperti apa yang telah di contohkan oleh Rasulullah SAW, dimana beliau selalu membaca "Bismillahir rohmanir rohim", dalam setiap aktivitas dan perbuatan yang beliau lakukan. Dengan mengucapkan "Bismillahir rohmanir rohim" tersebut sebelum kita makan dan minum, maka akan mencegah masuknya setan kedalam tubuh kita bersama dengan makanan yang kita makan tersebut.

2. Gunakan Tangan Sebelah Kanan

Hal ini juga telah di contohkan oleh Rasulullah SAW, dimana beliau selalu makan dan minum dengan menggunakan tangan kanan. Rasulullah telah bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, sebagai berikut:

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ ، وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ بِيَمِينِهِ , فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ

Artinya:
"Jika salah seorang dari kalian akan makan, hendaknya ia makan dengan tangan kanannya, dan jika akan minum hendaknya juga minum dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya." (HR Muslim)

3. Minum Dengan Jeda Nafas Tiga Kali

Ketika Rasulullah SAW minum, maka beliau telah menganjurkan kepada kita untuk bernafas dari luar gelas sebanyak tiga kali. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik, dia berkata:

كان رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ يتنفَّسُ في الشرابِ ثلاثًا

Artinya:
"Rasulullah SAW bernafas tiga kali ketika sedang minum." (HR Bukhori-Muslim)

4. Minum Sambil Duduk

Rasulullah SAW dengan tegas sangat melarang kita untuk minum dalam keadaan berdiri, kecuali dalam keadaan yang sangat terpaksa. Bahkan jika kita sudah terlanjur minum sambil berdiri, maka beliau menganjurkan untuk dimuntahkan kembali. 

Berdasarkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, sebagai berikut: dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:

لاَ يَشْرَبَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمْ قَائِمًا فَمَنْ نَسِىَ فَلْيَسْتَقِئْ

Artinya:
"Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri. Apabila dia lupa, maka hendaknya dia muntahkan." (HR Muslim)

5. Membaca Hamdalah Setelah Selesai Minum

Setelah kita selesai minum, maka jangan lupa untuk mengucapkan hamdalah dengan lafadznya sebagai berikut:

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ جَعَلَهُ عَذْبًا فُرَاتًا بِرَحْمَتِهِ وَلَمْ يَجْعَلْهُ مِلْحًا اُجَاجًا بِذُنُوْبِنَا

Teks arab:
"Alhamdu lillahil ladzi ja’alahu ‘adzban furotan birohmatihi wa lamyaj’alhu milhan ujajan bidzunubina"

Artinya:
"Segala puji bagi Allah yang dengan rahmatNya telah menjadikan air ini segar dan menyegarkan. Dan tidak menjadikan air ini asin dan pahit karena dosa-dosa kami."

Demikianlah uraian artikel tentang Adab Makan Dan Minum Dalam Islam. Semoga bermanfaat untuk kita semua.
Rekomendasi
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar