--> Skip to main content

Syarat Dan Rukun Shalat Dalam Agama Islam


Syarat Dan Rukun Shalat Dalam Agama Islam
image : pixabay

Untuk melaksanakan dan mengerjakan shalat dengan benar sesuai dengan ketentuan syara' maka kita perlu memenuhi syarat - syarat sahnya shalat dan juga terpenuhinya semua rukun - rukun shalat.

Maka dari itu kita sebagai seorang muslim harus memahami dan mengerti apa saja yang menjadi syarat sahnya shalat dan apa saja rukun - rukun shalat itu. Jika kita tidak mengerti dan memahaminya lalu bagaimana dengan shalat yang kita lakukan ? Apakah sah atau tidak ? Kita sendiri pasti akan ragu - ragu dalam menjawabnya karena kita memang belum tahu apa saja yang menjadi syarat sahnya shalat dan juga rukun - rukunnya.

Di bawah ini adalah syarat - syarat sahnya shalat dan juga rukun shalat. Silahkan di baca dengan baik.

SYARAT - SYARAT SAHNYA SHALAT


Syarat sahnya shalat terdiri dari :
  • Beragama Islam.
  • Sudah akil baligh dan berakal.
  • Suci baik dari hadast dan najis.
  • Menutup aurat.
  • Telah masuk waktu shalat.
  • Menghadap kearah kiblat.
  • Mengetahui mana yang rukun dan mana yang sunah.

RUKUN SHALAT

Rukun shalat adalah suatu perkara yang tidak boleh di tinggalkan dalam shalat, jika di tinggalkan maka shalatnya menjadi tidak sah.

Rukun shalat antara lain :
  • Niat.
  • Takbiratul ikhram.
  • Berdiri dengan tegak bagi yang kuasa berdiri, boleh sambil duduk atau berbaring bagi yang tidak mampu.
  • Membaca surah Al-Fatihah pada setiap rekaat shalat.
  • Ruku' dengan thuma'ninah.
  • I'tidal dengan thuma'ninah.
  • Sujud dua kali dengan thuma'ninah.
  • Duduk di antara dua sujud dengan thuma'ninah.
  • Duduk tasyahud akhir dengan thuma'ninah.
  • Membaca tasyahud akhir.
  • Membaca shalawat nabi pada tasyahud akhir.
  • Membaca salam yang pertama.
  • Tertib dalam mengerjakan setiap rukun shalat tersebut.
Selain syarat dan rukun shalat kita juga perlu mengetahui hal - hal dan perkara yang dapat membatalkan shalat, antara lain :
  • Jika salah satu rukun shalat di atas di tinggalkan dan tidak di kerjakan maka batal shalatnya.
  • Terkena najis yang tidak di maafkan.
  • Terkena hadash.
  • Terbuka auratnya.
  • Berkata - kata dengan sengaja dalam shalat.
  • Merubah niat, contoh nya tiba - tiba ingin membatalkan shalat.
  • Makan dan minum walaupun hanya sedikit saja.
  • Tertawa dengan sengaja.
  • Membelakangi arah kiblat.
  • Mendahului gerakan imam dua rukun.
  • Murtad dan keluar dari agama Islam.
  • Menambah rukun dengan sengaja, misalnya menambah gerakan ruku' atau sujud.
  • Bergerak tiga kali berturut - turut dengan sengaja, misalnya melangkah atau berjalan - jalan.
Kemudian kita juga harus mengetahui batas - batas yang menjadi aurat bagi laki - laki dan perempuan dalam shalat.

AURAT LAKI - LAKI

Batas aurat bagi laki - laki adalah antara pusar hingga ke lutut.

AURAT PEREMPUAN

Batas aurat perempuan adalah seluruh tubuhnya terkecuali muka dan telapak tangannya.

Perbedaan antara laki - laki dan perempuan dalam shalat antara lain :

UNTUK LAKI -  LAKI
  • Merenggangkan kedua siku tangannya dari lambungnya ketika posisi ruku' dan sujud.
  • Mengangkat perutnya dari kedua pahanya ketika pada posisi gerakan ruku' dan sujud.
  • Mengeraskan bacannya.
  • Untuk mengingatkan imam mengucapkan kalimat tasbih yakni Subhanallah.
UNTUK PEREMPUAN
  • Merapatkan satu anggota tubuh terhadap yang lainnya.
  • Meletakkan perutnya pada kedua pahanya ketika posisi gerakan ruku' dan sujud.
  • Merendahkan bacaannya.
  • Bilamana mengingatkan imam shalat dengan cara memukulkan telapak tangan kanan ke punggung tangan kirinya.
Selain itu ada hal - hal makruh yang di lakukan ketika mengerjakan shalat dan sebaiknya tidak di lakukan, yaitu:

  • Meletakkan telapak tangan di dalam lengan baju ketika melakukan gerakan takbiratul ikhram, ruku' dan sujud.
  • Memejamkan mata.
  • Menutup mulut rapat - rapat.
  • Memalingkan muka ke kanan dan ke kiri.
  • Menengadahkan wajahnya ke langit.
  • Kepalanya terbuka.
  • Bertolak pinggang saat shalat.
  • Menahan hadsh.
  • Meludah.
  • Shalat di atas kuburan.
  • Melakukan hal - hal lain di luar rukun dan sunah shalat yang akan mengurangi kekhusyukan shalat.

Itulah artikel tentang syarat, rukun dan hal lain dalam shalat yang perlu untuk kita pahami dan kita amalkan. Semoga membawa kebaikan bagi kita semua.

Rekomendasi
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar