--> Skip to main content

Perilaku Sayang Dan Berbakti Kepada Orang Tua


Perilaku Sayang Dan Berbakti Kepada Orang Tua
image : pixabay

Santri kampung-Seberapa besarkah rasa sayang kalian terhadap kedua orang tua kalian ?
Pernahkah kita coba menelisik peranan kedua orang tua dalam kehidupan kita sekarang ?
Nilai - nilai apa saja yang telah mereka tabur dan tanamkan di dalam hati kita selama ini ?

Seorang Ibu dan ayah memang berbeda secara fisik, apalagi dari sisi sifat dan karakter. Jika seorang Ibu cenderung lebih halus, maka seorang ayah lebih terlihat sedikit agak kasar.

Namun tahukah kamu kalau karakter yang berbeda ini justru merupakan sebuah perpaduan atau sebuah kombinasi yang pas untuk mendidik karakter dan pribadi kita ?

Silahkan sobat muslim simak baik - baik narasi berikut ini :

Berbeda tetapi sama, serupa tapi tak sama

Jika ada seseorang yang mencintai diri kita hingga mata tertutup, siapakah dia? Jawabannya adalah Ibu.

Lalu jika ada seseorang yang mencintai diri kita tanpa ekspresi mata, siapakah dia ? Jawabannya adalah bapak.

Jika seorang Ibu memperkenalkan kita kepada dunia.

Maka seorang Bapak memperkenalkan dunia kepada kita.

Jika seorang Ibu membawa kita kepada kehidupan.

Maka seorang Bapak membawa kehidupan kepada kita.

Jika seorang Ibu menjaga kita supaya tidak lapar.

Maka seorang Bapak membuat kita tahu makna lapar.

Jika Ibu kita memberikan kita kasih sayang.

Maka Bapak kita memberikan kita tanggung jawab.

Jika Ibu kita mengajarkan kita supaya tidak terjatuh.

Maka Bapak kita mengajari kita bangun bila terjatuh.

Jika Ibu mengajarkan kita cara berjalan.

Maka Bapak mengajarkan kita jalan hidup.

Jika Ibu mengajar diri kita melalui pengalamannya.

Maka Bapak mengajar diri kita untuk mendapatkan pengalaman.

Sungguh sebuah kombinasi dari pasangan yang hebat bukan ? Sepintas seorang Ibu dan Bapak mengajarkan dengan metode dan cara yang sangat berbeda, tetapi pernahkah kita berfikir bahwa sesungguhnya kedua orang tua kita sedang memainkan peran nya masing - masing dalam mendidik kita ? Hasilnya sudah sangat jelas kedua nya berjalan beriringan dan tidak saling bertolak belakang, namun justru saling melengkapi dan menguatkan.

Jika seorang Ibu memperkenalkan kita pada ideologi.
Maka seorang Bapak memperkenalkan kita pada realitas.
Jika kasih Ibu diketahui semenjak kita dilahirkan. maka kasih Bapak diketahui bila dia sudah tiada.

Jadi kasihi dan hormatilah Ibu dan Bapak anda, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi diri kita.

Ini adalah sekadar renungan bersama buat kita sebagai anak, sebagai Ibu & Bapak bagi anak-anak kita.

sebagai sebuah keluarga maka di antara kita harus saling mengingatkan, saling mengasihi bahkan saling memaafkan jika melakukan kesalahan.

Kita tidak bisa memilih atau menentukan mau dilahirkan di keluarga ini atau di keluarga itu bukan ?

Semua sudah dalam rancanganNYA dan kita tahu bahwa rancangan Tuhan selalu baik, tinggal bagaimana pilihan kita memilih untuk bersyukur dan berbahagia atau bersungut - sungut dan tidak bersyukur sehingga kita tidak akan pernah merasa bahagia.

Akan terasa jauh lebih bermakna seandainya kita menangis walaupun hanya satu kali saja dihadapan orang tua semasa hidup mereka, daripada kita menangis beribu - ribu kali di atas makamnya ketika mereka telah tiada.

oleh sebab itu maka sayangilah dan berbaktilah kepada kedua orang tua kita selagi mereka masih hidup dan kita masih punya kesempatan.

Demikianlah gambaran kedua orang tua kita, semoga Allah SWT mengasihi mereka dan mengampuni dosa - dosa mereka.

Terima kasih atas kunjungan Anda ke blog saya.
Rekomendasi
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar