--> Skip to main content

Larangan Berbuat Syirik Dan Nasehat Luqman Kepada Anaknya


Larangan Berbuat Syirik Dan Nasehat Luqman Kepada Anaknya
sumber : pixabay

A. APAKAH SYIRIK ITU ?

Santrikampung-Syirik artinya menyekutukan Allah SWT. Menurut istilah Syirik adalah menyamakan, menganggap dan mempersepsikan Allah SWT dengan sesuatu yang lain. Syirik merupakan salah satu dosa besar yang tidak akan diampuni oleh Allah SWT sampai kita bertaubat dengan taubatan Nasuha (Taubat yang sebenar - benarnya) dan berjanji untuk tidak melakukannya kembali di lain waktu. Jika kita belum bertaubat, maka selama itu pula seluruh amal ibadah yang kita lakukan adalah sia - sia belaka karena tidak akan diterima oleh Allah SWT.
Allah SWT berfirman dalam surah An-Nisa ayat 48 :


إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا
Artinya:
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar

Dalam konsep agama Islam, ke-Esaan Allah SWT adalah mutlak atau final dan tidak dapat di ganggu gugat. Tidak seperti agama lain yang mengenal konsep ketuhanan Tritunggal, konsep ketuhanan Trimurti, maka Islam hanya mengenal Allah SWT sebagai satu - satunya Dzat yang patut di sembah dan dimintai pertolongan. Keberadaan Allah SWT adalah Esa dan tak berbilang, artinya tidak satu,dua, tiga dan seterusnya.
Firman Allah SWT dalam surah Al-Ikhlas sebagai berikut :


قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
اللَّهُ الصَّمَدُ
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Artinya:
1. Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Maha Esa.
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia".


B. CONTOH PERBUATAN SYIRIK
Beberapa contoh perbuatan yang sering kita jumpai dan termasuk kedalam perbuatan syirik antara lain :
1. Bersumpah dengan menyebut nama selain Allah SWT.


Larangan Berbuat Syirik Dan Nasehat Luqman Kepada Anaknya

sumber  : pixabay


Bersumpah dengan menyebut nama selain Allah SWT termasuk kedalam perbuatan syirik. Hal ini kadang terjadi karena ketidaksengajaan kita atau bisa juga dilakukan dengan sengaja. Jika kita tidak sengaja melakukannya maka hendaknya segera mengucapkan istigfar dan mohon ampun kepada Allah SWT. Jika perbuatan tersebut sengaja kita lakukan maka segeralah bertaubat kepada Allah SWT dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali.

2. Memakai Jimat 
Memakai jimat baik untuk keberuntungan, keselamatan dan sebagainya juga di kategorikan perbuatan syirik. Nasib dan takdir kita telah di tentukan oleh Allah SWT, karena itu segala bentuk pertolongan hendaknya kita minta hanya kepada-NYA. 

3. Sihir, tenung dan sejenisnya

Larangan Berbuat Syirik Dan Nasehat Luqman Kepada Anaknya
sumber : pixabay

Perbutan tenung, sihir dan sejenisnya juga termasuk kategori perbuatan syirik. Alasannya kita percaya dan meminta pertolongan kepada syaitan dan Jin.

4. Perdukunan
Sama dengan tenung dan sihir, praktek perdukunan juga merupakan kategori perbuatan syirik. Alasannya jelas, karena praktek perdukunan meminta bantuan dari syaitan dan juga jin.

5. Ramalan bintang

Larangan Berbuat Syirik Dan Nasehat Luqman Kepada Anaknya
sumber : pixabay

Meramalkan nasib seseorang dengan membaca ramalan bintang juga termasuk kategori syirik. Bintang dan benda - benda langit lainnya adalah ciptaan Allah SWT. Bagaimana mungkin meramalkan nasib hanya berdasarkan rasi bintang, padahal kita mengetahui bahwa takdir seseorang adalah mutlak milik Allah SWT ?
Selain contoh - contoh diatas, masih banyak lagi perbuatan - perbuatan syirik yang sering terjadi dan dilakukan oleh masyarakat. Sebagian karena unsur ketidaktahuan mereka, tetapi sebagian lagi karena kesengajaan mereka.

C. NASEHAT LUQMAN KEPADA ANAKNYA

Mengapa Allah SWT tidak mau mengampuni dosa karena perbuatan syirik ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita lihat firman Allah SWT dalam surah Luqman ayat 13, 14 dan 15. Disitu Allah SWT menceritakan bagaimana Luqman memberikan nasehat kepada anaknya, dimana intinya adalah melarang anaknya melakukan perbuatan syirik.
Firman Allah SWT tersebut sebagai berikut :

1. Larangan berbuat Syirik


وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ
وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَىٰ أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۖ وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا ۖ وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ۚ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Artinya:
1. Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".
2. Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu
3. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan

Dari ayat tersebut kita dapat membaca bahwa Luqman memberikan nasehat kepada anaknya agar tidak mempersekutukan  Allah, karena hal tersebut adalah sebuah kezaliman yang besar.
Selain itu, sebagai lanjutan dari ayat di atas, Allah SWT juga memerintahkan kepada kita untuk melakukan dua (2) hal yaitu :


1. Berbuat baik kepada Ibu dan Bapak


2. Menghormati Orang tua


Demikianlah pembahasan mengenai larangan berbuat syirik atau menyekutukan Allah SWT. Semoga kita semua terhindar dari perbuatan - perbuatan tersebut.
Semoga artikel ini membawa manfaat untuk kita semua, dan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.
Rekomendasi
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar