--> Skip to main content

Duapuluh (20) Sifat Wajib Bagi Allah SWT

Duapuluh (20) Sifat Wajib Bagi Allah SWT
sumber gambar : pixabay

Santrikampung-Allah SWT mempunyai duapuluh (20) sifat wajib yang harus kita ketahui.
Apakah yang di maksud dengan sifat wajib bagi Allah itu ? 
Sifat wajib bagi Allah adalah sifat Allah SWT dalam segala hal yang secara akal sudah pasti adanya atau segala hal yang secara akal tidak dapat di terima jika itu tidak ada.


A. SIFAT WAJIB BAGI ALLAH SWT
Keduapuluh sifat wajib bagi Allah SWT tersebut yaitu :

1. Sifat Wujud
Wujud artinya ada. Keberadaan Allah SWT adalah tidak sama dengan keberadaan mahluk-NYA. Keberadaan Allah SWT adalah sesuatu yang ghaib, oleh karena itu salah satu dari rukun iman adalah percaya kepada sesuatu yang ghaib. Keberadaan Allah SWT tidak dapat di lihat oleh mahluknya, tetapi Allah SWT itu ada bisa di lihat dari bukti adanya mahluk ciptaan-NYA.
Allah SWT telah berfirman dalam surah Ta-Ha ayat 14 sebagai berikut :


إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي
Artinya:
Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku

2. Sifat Qidam 
Qidam artinya terdahulu atau awal. Ini artinya adanya Allah SWT adalah lebih dahulu ada daripada adanya mahluk. Allah SWT adalah Dzat yang awal dan dzat yang akhir.
Allah SWT berfirman dalam surah Al-Hadid ayat 3 :


هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Artinya:
Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu

3. Sifat Baqa'
Baqa' artinya kekal atau abadi. Itu artinya keberadaan Allah SWT adalah kekal atau abadi dan bukan fana atau rusak.
Allah SWT berfirman dalam surah Ar-Rahman ayat 26 dan 27 sebagai berikut :
كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ
وَيَبْقَىٰ وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Artinya:
26. Semua yang ada di bumi itu akan binasa
27. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan

4. Sifat Mukhalafatuhu lil hawadisi
Mukhalafatuhu lilhawadisi mempunyai arti berbeda atau tidak sama dengan mahluknya. Bagaimana mungkin Allah SWT serupa dengan mahluknya ?
Allah SWT telah berfirman dalam surah As-Syura' ayat 11 :


فَاطِرُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجًا ۖ يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ ۚ لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Artinya:
(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat

Dan juga surah Al-Ikhlas ayat 4 :
وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Artinya:
dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia".

5. Sifat Qiyamuhu binafsihi 
Qiyamuhu binafsihi artinya berdiri sendiri. Artinya Allah SWT tidak membutuhkan bantuan dari siapapun.
Allah SWT berfirman dalam surah Ta-Ha ayat 111 :
وَعَنَتِ الْوُجُوهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّومِ ۖ وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًا
Artinya:
Dan tunduklah semua muka (dengan berendah diri) kepada Tuhan Yang Hidup Kekal lagi senantiasa mengurus (makhluk-Nya). Dan sesungguhnya telah merugilah orang yang melakukan kezaliman

6. Sifat Wahdaniyah
Wahdaniyah artinya esa. Allah SWT tidak berbilang, tidak beranak maupun di peranakkan.
Allah SWT berfirman dalam surah Az-Zumar ayat 4 :


وْ أَرَادَ اللَّهُ أَنْ يَتَّخِذَ وَلَدًا لَاصْطَفَىٰ مِمَّا يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۚ سُبْحَانَهُ ۖ هُوَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ
Artinya: 
Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakan-Nya. Maha Suci Allah. Dialah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan

7. Sifat Qudrat
Qudrat artinya berkuasa. Allah SWT adalah maha berkuasa atas mahluk-NYA.
Firman Allah dalam surah Al-Baqarah ayat 20 sebagai berikut :

يَكَادُ الْبَرْقُ يَخْطَفُ أَبْصَارَهُمْ ۖ كُلَّمَا أَضَاءَ لَهُمْ مَشَوْا فِيهِ وَإِذَا أَظْلَمَ عَلَيْهِمْ قَامُوا ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَذَهَبَ بِسَمْعِهِمْ وَأَبْصَارِهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Artinya:
Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.

8. Sifat Iradat
Iradat artinya berkehendak. Allah SWT jika menghendaki sesuatu tidak perlu meminta ijin kepada siapapun karena jika Allah SWT berkehendak cukup berkata" KUN FAYAKUN " jadilah sesuatu itu.
Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surah An-Nahl ayat 40 :
إِنَّمَا قَوْلُنَا لِشَيْءٍ إِذَا أَرَدْنَاهُ أَنْ نَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
Artinya:
Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "kun (jadilah)", maka jadilah ia

9. Sifat Ilmu
Ilmu artinya  mengetahui. Allah SWT maha mengetahui atas semua yang akan, sedang dan sudah terjadi pada mahluknya. Ilmu Allah SWT tidak ada batasnya.
Firman Allah SWT dalam surah Al-Mujadilah ayat 7 :
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۖ مَا يَكُونُ مِنْ نَجْوَىٰ ثَلَاثَةٍ إِلَّا هُوَ رَابِعُهُمْ وَلَا خَمْسَةٍ إِلَّا هُوَ سَادِسُهُمْ وَلَا أَدْنَىٰ مِنْ ذَٰلِكَ وَلَا أَكْثَرَ إِلَّا هُوَ مَعَهُمْ أَيْنَ مَا كَانُوا ۖ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Artinya:
Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dialah keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dialah keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara jumlah yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia berada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu

10. Sifat Hayyat
Hayyat artinya hidup. Allah SWT adalah Dzat yang maha hidup lagi kekal dan tidak akan mati.
Firman Allah SWT dalam surah Al-Furqan ayat 58 :

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَيِّ الَّذِي لَا يَمُوتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهِ ۚ وَكَفَىٰ بِهِ بِذُنُوبِ عِبَادِهِ خَبِيرًا
Artinya:
Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya

11. Sifat Sama’ 
Sama' artinya mendengar. Sesungguhnya Allah SWT maha mendengar apa yang katakan oleh mahluk-NYA baik yang di ucapkan maupun yang di dalam hati.
Firman Allah SWT dalam surah Ta-Ha ayat 46 sebagai berikut :

قَالَ لَا تَخَافَا ۖ إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَىٰ
Artinya:
Allah berfirman: "Janganlah kamu berdua khawatir, sesungguhnya Aku beserta kamu berdua, Aku mendengar dan melihat".

12. Sifat Basyar 
Basyar artinya melihat. Allah SWT maha melihat apapun yang di lakukan dan di kerjakan oleh mahluk-NYA baik yang terang - terangan ataupun yang tersembunyi.

Allah SWT berfirman dalam surah As-Syura' ayat 11 :
فَاطِرُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجًا ۖ يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ ۚ لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Artinya:
(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat

13. Sifat Kalam  
Kalam artinya berkata - kata. Allah SWT telah berbicara secara langsung kepada Nabi Musa AS, sebagaimana firman-NYA dalam surah An-Nisa ayat 164 :
وَرُسُلًا قَدْ قَصَصْنَاهُمْ عَلَيْكَ مِنْ قَبْلُ وَرُسُلًا لَمْ نَقْصُصْهُمْ عَلَيْكَ ۚ وَكَلَّمَ اللَّهُ مُوسَىٰ تَكْلِيمًا
Artinya:
Dan (Kami telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung

14. Sifat Kaunuhu Qadiran, artinya yang kuasa.
15. Sifat Kaunuhu Muridan, artinya yang berkehendak.
16. Sifat Kaunuhu ‘Aliman, artinya yang mengetahui.
17. Sifat Kaunuhu Hayyan, artinya yang hidup.
18. Sifat Kaunuhu Sami’an, artinya yang mendengar.
19. Sifat Kaunuhu Basyiran, artinya yang melihat.
20. Sifat Kaunuhu Muttakalliman,  artinya yang berkata-kata.

B. PENGELOMPOKKAN SIFAT ALLAH SWT

Duapuluh (20) Sifat Wajib Bagi Allah SWT
sumber : www.akidahislam.com

Sifat wajib bagi Allah SWT bisa di kelompokkan kedalam empat (4) macam kelompok, yaitu :
1. Sifat Nafsiyyah
Sifat Nafsiyyah adalah sifat Allah SWT yang berhubungan dengan Dzat -NYA. Sifat Nafsiyyah bagi Allah hanya ada satu macam yaitu Wujud.
2. Sifat Salbiyyah
Sifat Salbiyyah adalah sifat Allah SWT yang menolak semua sifat -sifat yang tidak sesuai atau tidak pantas bagi Allah SWT. Sifat Salbiyyah ada lima (5) macam yaitu : Qidam, Baqa', Mukhalafatul lil hawaditsi, Qiyamuhu binafsihi, Wahdaniyah.
3. Sifat Ma'ani
Sifat Ma'ani adalah sifat wajib bagi Allah SWT yang bisa di gambarkan dan selaras dengan akal pikiran manusia, karena kebenaran dari sifat - sifat tersebut dapat di buktikan dengan panca indera manusia.
Sifat Ma'ani ada tujuh (7) macam yaitu : Qudrat, Iradat, Ilmu, Hayyat, Sama', Bashar dan Kalam.
4. Sifat Ma'nawiyah
Sifat Ma'nawiyah adalah sifat wajib bagi Allah SWT yang berhubungan dengan tujuh (7) sifat Ma'ani di atas.
Sifat Ma'nawiyah juga ada tujuh (7) macam yaitu : Qadiran, Muridan, 'Aliman, Hayyan, Sami'an, Bashiran, Muttakalliman.

C. SIFAT WAJIB BAGI ALLAH SWT BERDASARKAN DZAT ATAU MATERI

sumber : www.nu.or.id

Berdasarkan dzat atau materi, sifat wajib bagi Allah SWT di bagi menjadi dua (2) macam yaitu :

1.Sifat Istighnaiyyah
Yaitu sifat wajib bagi Allah SWT yang menunjukkan kesempurnaan atas Dzat-NYA, sehingga Allah SWT tidak memerlukan dzat yang lain lagi.
Sifat Istighnaiyyah ada sebelas (11) macam yaitu : Wujud, Qidam, Baqa', Mukhalafatul lil hawaditsi, Qiyamuhu binafsihi, Sama', Bashar, Kalam, Kaunuhu Sami'an, Kaunuhu Bashiran, dan Kaunuhu Muttakalliman.

2. Sifat Iftiqariyyah
Yaitu sifat wajib bagi Allah SWT yang di perlukan serta sangat di butuhkan oleh mahluk-NYA.
Sifat Iftiqariyyah ada sembilan (9) macam yaitu : Wahdaniyah, Qudrat, Iradat, Ilmu, Hayat, Kaunuhu Qadiran, Kaunuhu Muridan, Kaunuhu 'Aliman, Kaunuhu Hayyan.
Sebagian ulama juga mengelompokkan sifat wajib Allah SWT kedalam empat (4) macam kelompok, yaitu :

1. Sifat Kamal yang mempunyai arti sifat Allah SWT yang sangat sempurna, yaitu : Wujud, Qidam, Baqa', Mukhalafatul lil hawaditsi, dan Qiyamuhu  binafsihi

2. Sifat Jalal yang mempunyai arti sifat Allah SWT atas dasar kebesaran sifatnya yaitu : Qudrat, Iradat, Ilmu, Hayyat.


3. Sifat Jalal adalah sifat Allah SWT yang menunjukkan bahwa Allah SWT tidak punya kekurangan. Sifat jalal ada enam (6) yaitu : Sama', Bashar, Kalam, Kaunuhu Sami'an, Kaunuhu Bashiran, dan Kaunuhu Muttakalliman.

4. Sifat Qahar yaitu sifat Allah SWT yang menunjukkan keperkasaan dan kegagahan Allah SWT. Sifat Qahar ada lima (5) macam yaitu : Wahdaniyah, Kaunuhu Qadiran, Kaunuhu Muridan, Kaunuhu 'Aliman, dan Kaunuhu Hayyan.

Silahkan baca juga duapuluh sifat mustahil bagi Allah SWT disini

Demikianlah artikel tentang sifat wajib bagi Allah SWT, semoga memberikan manfaat bagi kita semua dan semakin meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT.
Rekomendasi
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar