Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Menerapkan Kalimat Dzikir Dalam Kehidupan

Menerapkan Kalimat Dzikir Dalam Kehidupan

Kalimat dzikir itu mudah untuk diucapkan, tapi timbangan amalnya di hadapan Allah sangat besar. Tujuan berdzikir adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah, sedangkan arti zikir itu sendiri adalah mengingat Allah. 

Kalimat zikir banyak sekali macamnya antara lain Tahmid, Takbir, Tahlil, Tasbih, Istighfar,  dan masih banyak yang lainnya.

Masing-masing kalimat zikir memiliki keutamaan yang sangat besar bagi kehidupan orang yang senantiasa membacanya. Misalkan Istighfar, dengan rajin membaca Istighfar maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya, dilapangkan rizkinya, membersihkan hati juga pikirannya.

Orang yang telah berdzikir dengan sunguh-sungguh, mengamalkannya dalam kehidupan maka akan terbentuklah sifat tawadhu’, rendah hati, juga ikhlas tanpa pamrih hanya karena Allah semata.

Salah satu perumpamaan hati manusia itu seperti kaca, bila kaca tidak pernah dibersihkan maka akan banyak debu yang menempel dan semakin lama akan menebal hingga susah untuk dibersihkan, demikian juga dengan hati manusia, setiap hari ada saja dosa yang diperbuatnya baik sengaja maupun tidak.  Bila rajin beristighfar, bacaan dzikir yang satu ini akan merontokkan dosa-dosa.

Demikian juga sebaliknya, bila tidak rajin meminta ampun kepada Allah hati akan menjadi mati, jika telah demikian tertutuplah mata hatinya untuk berbuat kebaikan. Tidak tertarik dengan kebaikan dan tidak ada penyesalan jika berbuat dosa. Jangan karena sibuk mengejar harta serta asyik menikmati harta yang telah didapat hingga lupa dari mengingat Allah. 

Sungguh merugi orang yang tidak mau membaca zikir, hal ini diingatkan oleh Allah dalam QS. Al Munafiqun: 9 yang artinya “Wahai orang orang yang beriman janganlah harta bendamu dan anak anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Dan barang siapa berbuat demikian, maka mereka itulah orang orang yang rugi.”

Macam Bacaan Dzikir

Rasulullah menganjurkan umatnya untuk selalu membaca dzikir, kapanpun dan dimanapun serta  dalam keadaan apapun juga,  kecuali jika di kamar mandi, karena Allah melarang untuk membawa atau membaca kalimat Allah dalam tempat membuang hajat.

Jika ingin mengerjakan sesuatu bacalah "bismillah", telah selesai mengerjakan sesuatu bacalah "Alhamdulillah", bila melihat sesuatu yang tidak diinginkan bacalah istighfar dengan mengucap "Astagfirullah al adzim", bila melihat atau mendengar kekuasaan Allah maka bertasbihlah dengan mengucap "Subhanallah."

Bila mendengar orang meninggal atau kehilangan sesuatu bacalah innalillahi wa innailaihi Roji’un.  Banyak sekali bacaan dzikir yang bisa dibaca baik dalam keadaan tertentu ataupun waktu-waktu khusus seperti setelah selesai shalat.

Bagi orang yang menjalankan Islam secara kaffah/menyeluruh, mulut dan hatinya hanya Allah yang selalu diingatnya. Bacaan Dzikir telah mendarah daging menjadi kebiasaan kesehariannya, karena telah merasakan nikmatnya berzikir merasakan juga kehadiran  Allah dekat dengannya.

Allah mengajarkan untuk selalu mengingat-Nya walaupun dalam keadaan duduk, berdiri, maupun berbaring pagi atau petang. 

Ayat yang mengajarkan tentang hal ini antara lain :

1. Quran surah An Nisa: 103

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

Artinya:

"Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.'

2. Quran surah Ali imran ayat 191 

الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya:

"(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka."

3. Quran surah An Nur ayat 36

فِي بُيُوتٍ أَذِنَ اللَّهُ أَنْ تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ يُسَبِّحُ لَهُ فِيهَا بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ

Artinya:

"Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang"

Setiap saat adalah waktu yang tepat untuk membaca kalimat zikir,  bila sedang resah atau ingin sesuatu yang belum tercapai, jangan biarkan angan-angan memikirkan yang tidak karuan, lebih baik menggunakan waktu dengan berzikir karena akan membuat hati menjadi tenang.

Post a Comment for " Menerapkan Kalimat Dzikir Dalam Kehidupan"