--> Skip to main content

Nama Surah Dalam Al-Qur'an Ke 51-60 Dan Kandungannya


Nama Surah Dalam Al-Qur'an Ke 51-60 Dan Kandungannya
image : pixabay
Al-

Melanjutkan artikel sebelumnya yakni makna surah dalam Al-Qur'an surah ke 41 sampai dengan ke 50, maka pada artikel ini saya akan lanjutkan Nama Surah Dalam Al-Qur'an Ke 51-60 Dan Kandungannya.

51. Surah Az-Zariyat (Angin Yang Menerbangkan)

Surah Az-Zariyat (Angin Yang Menerbangkan)  adalah surah kelimapuluh satu dalam Al-Qur'an. Surah Az-Zariyat terdiri dari 60 ayat dan termasuk kedalam kelompok surah makkiyah.

Disebut sebagai surah Az-Zariyat karena pada ayat pertama surah ini terdapat kata Az-Zariyat yang mempunyai arti angina yang menerbangkan.


Firman Allah SWT :
وَالذَّارِيَاتِ ذَرْوًا
Artinya:
Demi (angin) yang menerbangkan debu dengan kuat.

52. Surah AT-Tur (Bukit)

Surah AT-Tur adalah surah kelimapuluh dua dalam Al-Qur'an. Surah AT-Tur terdiri dari 49 ayat dan termasuk kedalam kelompok surah makkiyah.

Disebut sebagai surah AT-Tur karena pada ayat pertama surah ini terdapat kata AT-Tur yang mempunyai arti bukit. Kita ketahui Bersama bahwa di bukit Sinai inilah Nabi Musa AS menerima wahyu dari Allah Subhanahu Wata’ala.

Firman Allah SWT :
وَالطُّورِ
وَكِتَابٍ مَسْطُورٍ

Artinya:
1.Demi bukit
2.Dan Kitab yang ditulis

53. Surah An-Najm (Bintang)

Surah An-Najm adalah surah kelima puluh tiga dalam Al-Qur'an. Surah An-Najm terdiri dari 62 ayat dan termasuk kedalam kelompok surah makkiyah. 

Disebut sebagai surah An-Najm karena di dalamnya terdapat kata An-Najm yang mempunyai arti bintang yaitu pada ayat pertama surah ini.

Surah An-Najm di turunkan oleh Allah Subhanahu Wata'ala kepada Nabi Muhammad setelah di turunkannya surah Al-Ikhlas.
Firman Allah SWT tentang hal tersebut sebagai berikut :

وَالنَّجْمِ إِذَا هَوَىٰ
Artinya:
1. Demi bintang ketika terbenam.

54. Surah AL-Qamar (Bulan)

Surah Al-Qamar adalah surah kelima puluh empat dalam Al-Qur'an. Surah Al-Qamar terdiri dari 55 ayat dan termasuk kedalam kelompok surah makkiyah. 

Disebut sebagai surah Al-Qamar karena di dalamnya terdapat kata Qamar yang mempunyai arti bulan yakni pada ayat pertama surah ini. Dalam surah Al-Qamar ini terdapat peristiwa terbelahnya bulan menjadi dua bagian yang merupakan salah satu mukjizat dari Nabi Muhammad SAW.
Firman Allah SWT tentang hal tersebut sebagai berikut :


اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ
Artinya:
1. Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan.


55. Surah AR-Rahman (Yang Maha Pemurah)

Surah Ar-Rahman adalah surah kelima puluh lima dalam Al-Qur'an. Surah Ar-Rahman terdiri dari 78 ayat dan termasuk kedalam kelompok surah makkiyah.

Disebut sebagai surah Ar-Rahman karena di dalamnya terdapat kata Ar-Rahman yang mempunyai arti yang maha pemurah yaitu pada ayat pertama surah ini. Kata Ar-Rahman sendiri merupakan salah satu nama Allah dalam Asma'ul Husna.
Firman Allah SWT tentang hal tersebut sebagai berikut :
الرَّحْمَٰنُ
عَلَّمَ الْقُرْآنَ
خَلَقَ الْإِنْسَانَ
عَلَّمَهُ الْبَيَانَ
الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍ

Artinya:
1. (Tuhan) Yang Maha Pemurah
2. Yang telah mengajarkan al Quran.
3. Dia menciptakan manusia.
4. Mengajarnya pandai berbicara.
5. Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.

56. Surah Al-Waqi'ah (Kiamat)

Surah Al-Waqi'ah adalah surah kelima puluh enam dalam Al-Qur'an. Surah Al-Waqi'ah terdiri dari 96 ayat dan termasuk kedalam kelompok surah makkiyah.


Disebut sebagai surah Al-Waqi'ah karena di dalamnya terdapat kata Al-Waqi'ah yang mempunyai arti hari kiamat yakni pada ayat pertama surah ini. Kandungan utama surah ini adalah tentang hari kiamat, dan penggambaran seperti apa kiamat itu.
Firman Allah SWT tentang hal tersebut  sebagai berikut :
إِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ
لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ
خَافِضَةٌ رَافِعَةٌ
إِذَا رُجَّتِ الْأَرْضُ رَجًّا
وَبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّا

Artinya:
1. Apabila terjadi hari kiamat
2. tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya.
3. (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain)
4. apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya
5. dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya


57. Surah AL-Hadid ( Besi)

Surah Al-Hadid adalah surah kelima puluh tujuh dalam Al-Qur'an. Surah Al-Hadid terdiri dari 29 ayat dan termasuk kedalam kelompok surah madaniyyah. 

Disebut sebagai surah Al-Hadid karena di dalamnya terdapat kata Hadid yang mempunyai arti besi yakni pada ayat ke 25. 
Firman Allah SWT tentang hal tersebut sebagai berikut :

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ ۖ وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ ۚ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

Artinya:
25. Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.


58. Surah Al-Mujadilah (Yang Mengajukan Gugatan)

Surah An-Mujadilah adalah surah kelima puluh delapan dalam Al-Qur'an. Surah Al-Mujadilah terdiri dari 22 ayat dan termasuk kedalam kelompok surah madaniyyah.

Disebut sebagai surah Al-Mujadilah  yang mempunyai arti yang mengajukan gugatan yaitu pada ayat pertama surah ini. 
Firman Allah SWT tentang hal tersebut sebagai berikut :


قَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّتِي تُجَادِلُكَ فِي زَوْجِهَا وَتَشْتَكِي إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَا ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ

Artinya:
Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.


59. Surah AL-Hasyr (Pengusiran)

Surah An-Hasyr adalah surah kelima puluh sembilan dalam Al-Qur'an. Surah Al-Hasyr terdiri dari 24 ayat dan termasuk kedalam kelompok surah madaniyyah.

Disebut sebagai surah Al-Hasyr karena di dalamnya terdapat kata Al-Hasyr yang mempunyai arti pengusiran yakni pada ayat kedua surah ini. 

Firman Allah SWT tentang hal tersebut sebagai berikut :


هُوَ الَّذِي أَخْرَجَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مِنْ دِيَارِهِمْ لِأَوَّلِ الْحَشْرِ ۚ مَا ظَنَنْتُمْ أَنْ يَخْرُجُوا ۖ وَظَنُّوا أَنَّهُمْ مَانِعَتُهُمْ حُصُونُهُمْ مِنَ اللَّهِ فَأَتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ حَيْثُ لَمْ يَحْتَسِبُوا ۖ وَقَذَفَ فِي قُلُوبِهِمُ الرُّعْبَ ۚ يُخْرِبُونَ بُيُوتَهُمْ بِأَيْدِيهِمْ وَأَيْدِي الْمُؤْمِنِينَ فَاعْتَبِرُوا يَا أُولِي الْأَبْصَارِ

Artinya:
2. Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran yang pertama. Kamu tidak menyangka, bahwa mereka akan keluar dan merekapun yakin, bahwa benteng-benteng mereka dapat mempertahankan mereka dari (siksa) Allah; maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah melemparkan ketakutan dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai wawasan.


60. Surah AL-Mumtahanah (Wanita Yanag Di Uji)

Surah Al-Mumtahanah adalah surah keenam puluh dalam Al-Qur'an. Surah Al- Mumtahanah terdiri dari 13 ayat dan termasuk kedalam kelompok surah madaniyyah. 

Disebut sebagai surah Al-Mumtahanah karena di dalam surah ini terdapat kata  'Famtahinuuhunna'  yang mempunyai arti ujilah mereka yaitu pada ayat ke 10 surah ini. 
Firman Allah SWT tentang hal tersebut sebagai berikut :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا جَاءَكُمُ الْمُؤْمِنَاتُ مُهَاجِرَاتٍ فَامْتَحِنُوهُنَّ ۖ اللَّهُ أَعْلَمُ بِإِيمَانِهِنَّ ۖ فَإِنْ عَلِمْتُمُوهُنَّ مُؤْمِنَاتٍ فَلَا تَرْجِعُوهُنَّ إِلَى الْكُفَّارِ ۖ لَا هُنَّ حِلٌّ لَهُمْ وَلَا هُمْ يَحِلُّونَ لَهُنَّ ۖ وَآتُوهُمْ مَا أَنْفَقُوا ۚ وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ أَنْ تَنْكِحُوهُنَّ إِذَا آتَيْتُمُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ ۚ وَلَا تُمْسِكُوا بِعِصَمِ الْكَوَافِرِ وَاسْأَلُوا مَا أَنْفَقْتُمْ وَلْيَسْأَلُوا مَا أَنْفَقُوا ۚ ذَٰلِكُمْ حُكْمُ اللَّهِ ۖ يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ ۚ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Artinya:
10. Hai orang-orang yang beriman, apabila datang berhijrah kepadamu perempuan-perempuan yang beriman, maka hendaklah kamu uji (keimanan) mereka. Allah lebih mengetahui tentang keimanan mereka; maka jika kamu telah mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman maka janganlah kamu kembalikan mereka kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi mereka. Dan berikanlah kepada (suami suami) mereka, mahar yang telah mereka bayar. Dan tiada dosa atasmu mengawini mereka apabila kamu bayar kepada mereka maharnya. Dan janganlah kamu tetap berpegang pada tali (perkawinan) dengan perempuan-perempuan kafir; dan hendaklah kamu minta mahar yang telah kamu bayar; dan hendaklah mereka meminta mahar yang telah mereka bayar. Demikianlah hukum Allah yang ditetapkan-Nya di antara kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.


Demikianlah pembahasan Al-Qur'an surah ke 51 sampai dengan ke 60 dan kandungannya. Semoga bermanfaat dan semakin menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.


Rekomendasi
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar