--> Skip to main content

Manfaatkan Lima (5) Perkara Sebelum Datang Lima (5) Perkara

Manfaatkan Lima (5) Perkara Sebelum Datang Lima (5) Perkara
image : pixabay

Di riwayatkan oleh sahabat Ibnu 'Abbas Radiallahu anha, Rasulullah SAW bersabda :


Artinya :
Manfaatkanlah olehmu lima (5) perkara sebelum datang lima (5) perkara :
1. Masa mudamu sebelum datang masa tuamu.
2. Masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu.
3. Masa kayamu sebelum datang masa fakirmu
4. Masa luangmu sebelum datang masa sempitmu.
5. Masa hidupmu sebelum datang matimu.

BAGAIMANA CARANYA MEMANFAATKAN LIMA MACAM PERKARA TERSEBUT ?

1. Manfaatkan masa mudamu sebelum datang masa tuamu.

Manfaatkan Lima (5) Perkara Sebelum Datang Lima (5) Perkara
image : pixabay

Masa muda adalah masa untuk berkembang dan berkarya untuk masa depan yang cerah. Masa muda adalah masa untuk menuntut ilmu baik ilmu dunia maupun ilmu akhirat. Kedua - keduanya harus berjalan seimbang, karena kebahagian di akhirat juga di tentukan oleh ilmu di dunia.
Rasulullah SAW pernah bersabda :" Bekerjalah untuk duniamu seakan -akan kamu akan hidup selama  - lamanya, dan beramalah untuk akhiratmu seakan -akan kamu akan mati esok hari". Itu artinya kita harus bekerja penuh dengan semangat untuk kehidupan dunia dan kita harus lebih giat lagi beramal untuk kepentingan akhirat seolah - olah tidak ada kesempatan lain karena kita akan mati esok hari. Bukankah umur seseorang tidak ada yang pernah tahu selain daripada Allah SWT sendiri ?
Sungguh adalah sebuah kerugian jika masa muda kita malah santai, bermalas -malasan bahkan asyik berbuat kemaksiatan. Ingatlah kita tidak pernah tahu apakah kita akan di beri kesempatan dan waktu untuk bertobat atau tidak. Jadi ingatlah manfaatkan masa muda kita sebaik mungkin karena jika sudah datang masa tua kita dan kita belum mempunyai bekal yang cukup kita akan menyesal nantinya.

2. Manfaatkan masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu

Manfaatkan Lima (5) Perkara Sebelum Datang Lima (5) Perkara
image : pixabay

Salah satu bentuk nikmat dari Allah SWT yang patut kita syukuri setiap hari adalah nikmat sehat. Karena apa ? Karena dengan nikmat sehat kita bisa melakukan aktivitas apa saja. Berapa banyak orang kaya yang tidak dapat menikmati harta kekayaannya karena menderita sakit. Semua harta kekayaannya hanya bisa di lihat dan di pandang saja karena tidak bisa dia nikmati. Mau makan ini tidak boleh, mau makan itu tidak boleh, semua serba tidak boleh akibat dari penyakitnya yang berpantang untuk memakan ini dan itu.
Dimasa sehat kita juga harus rajin beribadah kepada Allah SWT. Kita hanya akan menyesal jika kita sudah sakit tak berdaya yang bahkan hanya untuk sekedar duduk pun tidak mampu, kita belum sempat beribadah kepada-NYA.

3. Manfaatkan masa kayamu sebelum datang masa fakirmu
Manfaatkan Lima (5) Perkara Sebelum Datang Lima (5) Perkara
image : pixabay

Menjadi orang kaya adalah tujuan dari sebagian besar orang di dunia ini. Semua itu karena adanya anggapan bahwa kalau kita kaya semua urusan apapun akan tampak mudah. Sekilas memang ada benarnya juga, tapi tanggung jawab terhadap harta kekayaan yang kita miliki juga lebih berat nantinya di akhirat bukan ?
Bukankah harta kita kelak akan di pertanyakan darimana asalnya dan kemana itu dibelanjakan?
Jika sekarang ini kita di takdirkan oleh Allah SWT menjadi orang kaya, maka kita harus menggunakan harta tersebut untuk berbuat kebajikan dan beramal shaleh. Perbanyak sedekah, infaq dan menyantuni anak yatim. Pergunakan kesempatan beribadah dengan lantaran harta yang kita miliki, karena jika kita jatuh miskin kita tidak punya kemampuan lagi untuk bersedekah, infaq dan menyantuni anak yatim.

4. Manfaatkan masa luangmu sebelum datang masa sempitmu

Manfaatkan Lima (5) Perkara Sebelum Datang Lima (5) Perkara
image : pixabay

Sebuah pertanyaan klasik sering kita dengar, sudah shalat belum ? Nanti dulu, lagi banyak pembeli tanggung. Ini adalah sebuah hal yang ironi karena untuk urusan akhirat justru sering mengesampingkan dan menundanya sementara kita punya waktu luang yang cukup. 
Waktu terus berjalan dan berputar tanpa pernah bisa di ulang walau hanya sedetik saja. Karena itu menyia - nyiakan waktu luang anda untuk hal - hal yang sia - sia dan kemaksiatan adalah sebuah kerugian yang nyata.

Bukankah Allah SWT berfirman dalam surah Al-Ashr sebagai berikut :
وَالْعَصْرِ
إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ
إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Artinya: 
1. Demi masa
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian
3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran

5. Manfaatkan masa hidupmu sebelum datang matimu.

Manfaatkan Lima (5) Perkara Sebelum Datang Lima (5) Perkara
image : pixabay

Hidup di dunia ini hanyalah sementara. Dunia bukanlah tujuan akhir dari hidup kita. Dunia hanyalah sebuah tempat persinggahan dimana kita akan menuju ke sebuah tujuan yang utama yaitu kehidupan akhirat yang abadi. 
Dunia adalah tempat dimana kita menyiapkan bekal kita untuk kita bawa ke akhirat kelak. Banyak orang yang justru salah, merasa dunia ini adalah tujuan hidupnya dan melupakan akhirat. Di dunia dia hidup bermewah - mewahan dan berfoya - foya tanpa sedetikpun memikirkan bagaimana dengan akhirat kelak.
Bukankah setiap manusia tahu bahwa setiap mahluk yang bernyawa pasti akan mati ?

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Anbiyaa ayat 35 :


كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
Artinya:
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan

Lalu, mengapa kita hanya mengingat dunia tanpa memikirkan akhirat?
Karena itu sebagai orang yang beriman kita hendaknya rajin beribadah dan beramal shaleh selagi kita masih di berikan kesempatan untuk hidup oleh Allah SWT. Jika kita di takdirkan mati dan belum sempat berbuat kebajikan dan amal shaleh, lalu bagaimana nasib kita kelak di akhirat ? Jika demikian, sungguh kita adalah orang - orang yang celaka.
Mengingat kematian akan mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Untuk itu kita di anjurkan untuk bertakziah ketika ada orang yang meninggal dunia, manfaatnya adalah agar mengingatkan diri kita akan datangnya kematian. Mengingatkan diri kita bahwa kelak kitapun akan sama dengannya, pergi meninggalkan dunia dan segala isinya kembali kepada sang khaliq yaitu Allah SWT. Mengingatkan diri kita bahwa tidak ada gunanya menyombongkan diri karena ketika kita di panggil oleh Allah SWT tidak ada satupun harta benda dan keluarga yang menyertai kita.

Hanya ada tiga (3) macam hal yang akan menyertai dan menemani kita kelak di akhirat yaitu :
  • Amal Jariyah
  • Ilmu yang bermanfaat
  • Anak yang shaleh yang mau mendoakan orang tuanya.
Lebih lanjut mengenai tiga hal tersebut akan saya share di artikel saya selanjutnya. 
Demikianlah artikel mengenai manfaatkan lima perkara sebelum datang lima perkara. Semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua dan semakin menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT.
Rekomendasi
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar